Berita

Olahraga

Sepekan, KPP Pratama Padang Sita 4 Sepeda Motor

RABU, 18 MARET 2015 | 11:43 WIB | LAPORAN:

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Padang kembali mengadakan sita-lelang terhadap barang para penunggak pajak.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari sita-lelang yang diadakan tahun 2014 lalu. Hasilnya, pekan lalu KPP Pratama Padang berhasil melelang empat unit kendaraan roda dua.

"Sebelum melakukan sita, kami sudah menyurati para penunggak pajak ini. Kami juga sudah menunggu komitmen dari mereka. Tapi, karena memang tidak ada niatan untuk membayar, akhirnya kita lakukan penyitaan," ujar Kasi Penagihan KPP Pratama Padang Bayu Tjahyono di Jakarta, Rabu (18/3) seperti diberitakan RMOLJakarta.Com.


Kata Bayu, Kepala Kanwil DJP Sumbar-Jambi Ismiransyah M Zein turut menyaksikan pelelangan tersebut. Total pendapatan dari kegiatan tersebut mencapai Rp 6 juta. Meski disita tidak berarti utang pajak para penunggak itu lunas.

"Kita akan tunggu pencicilan yang mereka janjikan. Jika tidak juga mencicil, maka kita akan lakukan sita balik," ujarnya.

Penyitaan tetap berlanjut. Ada tiga aset wjib pajak lainnya yang akan disita pada bulan ini, Ia mengimbau agar masyarakat menyadari kewajiban mereka untuk membayar pajak kepada negara.

"Jika sita-lelang masih belum membuat penunggak sadar lalu memenuhi kewajiban pajaknya, kita akan lakukan pencekalan, sampai penyanderaan bila perlu," katanya.

Kepala LPP Pratama Padang, Budi Gunawan menjelaskan, sita aset wajib pajak ini hanya satu dari sekian banyak instrumen yang digunakan untuk mengamankan pemasukan negara dari sektor pajak.

"Kita berharap, dengan adanya tindakan penyitaan dan pelelangan terhadap aset para penunggak pajak ini, WP lain akan berfikir dua kali sebelum main-main dengan kewajiban pajaknya," pungkas Budi.[wid]


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya