Berita

ilustrasi/net

Dunia

Helikopter Belanda Jatuh, Dua Penjaga Perdamaian PBB Tewas

RABU, 18 MARET 2015 | 10:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah helikopter milik Belanda mengalami kecelakaansaat hendak melakukan pendaratan paksa dalam latihan militer di wilayah Gao, sebelah utara Mali pada Selasa (17/3).

Menurut keterangan Kementerian Pertahanan Belanda, dua orang yang berada dalam helikopter Apache naas tersebut meregang nyawa. Satu orang tewas di lokasi kejadian, sedangkan satu lainnya mengalami luka-luka namun nyawanya tak terselamatkan saat tengah dalam pengobatan di sebuah rumah sakit.

Menurut keterangan Kepala Angkatan Bersenjata Belanda, Gen Tom Middendorp, pesawat itu merupakan bagian dari pasukan dan armada dalam misi Minusma yang bertanggungjawab untuk menjaga perdamaian di wilayah konflik tersebut.


Kesimpulan awal menunjukkan bahwa kecelakaan itu merupakan sebuah kecelakaan. Namun demikian penyebab pasti kecelakaan masih terus diselidiki.

Menanggapi kecelakaan itu, Perdana Menteri Belanda pun ikut angkat bicara.

"Belanda sangat tersentuh dengan kecelakaan ini," kata Rutte seperti dimuat BBC.

Perlu diketahui, Belanda sendiri memiliki 450 personil meiliter di Mali sebagai bagian dari misi PBB. Sementara itu misi Minusma sendiri mulai mengambil alih tugas keamanan dari Perancis pada tahun 2013 di Mali. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya