Berita

Julien Benneteau

Olahraga

Prancis dan Serbia Menang Mudah

Piala Davis
SENIN, 09 MARET 2015 | 09:46 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim Prancis tak menemui hambatan berarti saat menghadapi tuan rumah Jerman pada babak perdelapan final Piala Davis 2015 di Fraport Arena, kemarin. Prancis yang merupakan unggulan pertama itu menang meyakinkan den­gan skor 3-0.

Runner up musim lalu itu berhak melaju ke babak dela­pan besar. Di perempat final nanti Prancis menghadapi pemenang antara Inggris dan Amerika Serikat, yang sam­pai saat berita ini diturunkan pertandingan keduanya masih berlangsung. Saat ini, Inggris untuk sementara unggul 2-1 atas AS.

Kemenangan Prancis atas Jerman sendiri dipastikan set­elah Duet Julien Benneteau/Nicolas Mahut menaklukkan Benjamin Becker dan Andre Begemann di partai ketiga. Pasangan ganda yang baru pertama kali tampil pada Piala Davis, menang tiga set lang­sung 6-4, 6-3, 6-2 dalam waktu satu jam dan 49 menit.


Adapun itu, langkah Prancis lolos ke babak seperempat final diikuti Serbia, yang juga menang mudah dari tamunya, Kroasia. Juarai Piala Davis pada 2010 itu membukukan kemenangan 3-0.

Bermain di Kraljevo Sports Centre, Kraljevo, kemenangan Serbia atas Kroasia disempurna­kan pasangan Novak Djokovic/Nenad Zimonjic. Pasangan andalan Serbia itu mampu me­nang 6-3, 6-4, 6-1, atas Marin Draganja/Franko Skugor.

Selanjutnya, Serbia, akan bertemu pemenang pertandin­gan Argentina melawan Brasil di perempat final. Brasil se­mentara memimpin 2-1 atas Argentina.

Sementara itu, Tim Piala Davis Indonesia memukul Iran tanpa balas 5-0 pada putaran pertama Grup II Zona Asia Oceania di Palembang Sumsel. Petenis Aditya Harry Sasongko yang turun di nomor tunggal jadi penentu kemenangan In­donesia usai mempecundangi Shahin Khaledan dua set lang­sung (6-2, 6-1) dalam sistem best of three (pemain harus menang dua set).

Dengan kemenangan ini Aditya mengekor capaian tiga rekannya pada nomor tunggal yakni Christopher Rungkat, Sunu Wahyu Trijati, dan David Harry Sasongko. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya