Berita

Olahraga

Karena Suhu Ekstrem, Piala Dunia 2022 Bakal Digelar Akhir Tahun

RABU, 25 FEBRUARI 2015 | 01:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pesta Piala Dunia di Qatar tahun 2022 mendatang harus digelar pada bulan November dan Desember.

Begitu salah satu bunyi rekomendasi dari gugus tugas penyelenggara Piala Dunia FIFA yang menggelar pertemuan di Doha pada Selasa (24/2).

Rekomendasi itu diluncurkan mengingat ada kekhawatiran suhu musim panas di Qatar akan membahayakan para atlet dan fans yang datang.


Pada musim panas, suhu udara di Qatar bisa melebihi 40 derajat celcius. Sedangkan pada bulan November dan Desember, suhu bisa lebih rendah dan bersahabat, yakni sekitar 25 derajat celcius.

Sebelumnya gugus tugas juga telah mengulas sejumlah opsi soal bulan apa yang tepat untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2022. Namun akhirnya pilihan jatuh si bulan November dan Desember.

Selain karena suhu ekstrem, pertimbangan lainnya adalah karena waktu penyelenggaraan Piala Dunia akan bentrok dengan Olimpiade Musim Dingin bila digelar pada bulan Januari hingga Februari.

Sementara itu, bila digelar di bulan April maka akan bertabrakan dengan bulan Ramadhan. Sedangkan bulan Mei hingga September tidak dipilih karena pertimbangan musim panas yang bersuhu ekstrim.

Seperti dimuat BBC, rekomendasi tersebut akan diratifikasi Komite Eksekutif FIFA di Zurich pada tanggal 19 atau 20 Mei mendatang. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya