Berita

ilustrasi, Honda dan Yamaha motogp

Olahraga

Honda & Yamaha Dapat Tambahan Bensin 2 Liter

motogp
SABTU, 14 FEBRUARI 2015 | 05:47 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Honda dan Yamaha menda­pat jatah tambahan bensin dua liter untuk musim balap 2015. Keputusan ini diberikan setelah regulasi Motogp mengalami perubahan terkait penambahan bahan bakar.

Ducati, Suzuki dan Aprilia sudah lebih dulu melakukan penambahan bensin menjadi 24 liter. Sementara Honda dan Yamaha masih 20 liter, maka dengan penambahan dua liter ini, bensin yang akan diguna­kan kedua pabrikan menjadi 22 liter per balapan.

"Honda dan Yamaha akan mendapat jatah tambahan dua liter bensin. Tetapi sep­engetahuan saya, sangat su­lit menghemat bensin dalam kekuatan penuh," kata Direktur Teknologi Moto GP, Corrado Cecchinelli.


Saat ditanya dampak pe­nambahan itu terhadap top speed para pebalap, Corrado menjelaskan bisa berpengaruh pada kecepatan, dan ini me­maksa penggantian ban dari Bridgestone ke Michelin. Se­dangkan, penambahan bensin lebih berpengaruh pada sistem kontrol mesin yang baru, yang akan digunakan di musim balap nanti. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya