Berita

bambang widjojanto/net

TNI Bisa Lindungi KPK Jika Diperintahkan Presiden

KAMIS, 12 FEBRUARI 2015 | 18:29 WIB | LAPORAN:

Tentara Nasional Indonesia (TNI) bisa dilibatkan untuk melindungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari aksi atau upaya teror yang terjadi belakangan.

Mantan Panglima TNI, Jenderal (purn) Endriartono Sutarto mengatakan, hal itu dapat dilakukan apabila memang ada mandat yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo.

"Asal itu keputusan presiden memang itu harus dilakukan. Tapi tidak tanpa keputusan," terang dia di Kantor KPK Jakarta, Kamis (12/2).


Aksi teror memang tengah menimpa para penyidik, staf sampai karyawan KPK. Teror berupa ancaman diterima via SMS, telepon dampai dibuntuti. Bahkan, keluarga orang dalam KPK juga ikut-ikutan kena.

Memang, lanjut Endriartono, tak ada aturan yang menyebutkan TNI Haris melindungi jajaran KPK. Tapi, aturan tersebut bisa berlaku setelah ada arahan dari Presiden Jokowi.

"Tapi kalau presiden kemudian yang perintahkan maka itu harus dilakukan dan saya percaya ini situasi belum mengharuskan turunnya TNI,” demikian pria yang pernah menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ini.

Soal ancaman atau teror yang diterima pihak KPK ini juga sudah dibenarkan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto. Bambang menyatakan pada Rabu (11/2) malam, ancaman diterima sejumlah pegawai KPK, bahkan hingga penyidik, pejabat struktural dan staf KPK. Ancaman itu dianggap serius lantaran terus meningkat hingga berkaitan dengan nyawa.

"Menurut kami stadium ancamannya sangat eskalatif karena bisa menyangkut nyawa," jelas pria yang biasa disapa BW ini.[wid]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya