Berita

Hukum

PRAPERADILAN BUDI GUNAWAN

Aneh, Belum Apa-apa KPK Sudah Pede Menang

MINGGU, 08 FEBRUARI 2015 | 23:04 WIB | LAPORAN:

. Kubu Komjen Budi Gunawan merasa aneh dengan keyakinan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Melalui Deputi Pencegahannya, Johan Budi SP, KPK sebelumnya meyakini bahwa gugatan yang diajukan Kubu BG akan ditolak.

"Diperiksa aja belum tapi kok yakin (gugatan) akan ditolak," terang Maqdir Ismail saat berbincang dengan Kantor Berita Politik , Minggu (8/2) malam.

Maqdir adalah satu dari sejumlah pengacara BG yang khusus menanganani masalah praperadilan. Menurut dia, pernyataan Johan itu sama saja dengan tindakan tak menghormati proses hukum.


"Ini kan namanya tak menghargai proses hukum. Kita lihat aja dulu deh hasilnya bagaimana," terang Maqdir.

"Keterangan saksi aja belum. Ahli aja belum. Ini jadi aneh," sambungnya keheranan.

Keyakinan KPK bahwa gugatan akan ditolak salah satunya lantaran materi gugatan yang diajukan kubu BG tidak sesuai dengan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Materi yang dimaksud adalah penetapan tersangka BG. KPK sendiri telah menyiapkan tim dari Biro Hukum untuk menghadapi persidangan gugatan praperadilan yang diajukan mantan ajudan Megawati Soekarnoputri itu. Tim juga telah mempersiapkan materi untuk menyangkal semua gugatan yang ada.

Sidang sendiri rencananya akan berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di PN Jakarta Selatan (Senin, 9/2). [sam]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya