Berita

net

Dunia

Setelah Tragedi, TransAsia Batalkan 90 Penerbangan untuk Melatih Pilot

MINGGU, 08 FEBRUARI 2015 | 02:41 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Maskapai Taiwan, TransAsia Airways, mengatakan akan membatalkan 90 penerbangan agar para pilotnya dapat mengikuti pelatihan, setelah salah satu pesawatnya, berjenis ATR72-600 dengan nomor penerbangan GE235, jatuh ke Sungai Keelung, Taipei, pada hari Rabu lalu (4/2).

Kabar terakhir menyebut sedikitnya 40 dari 58 orang di dalam pesawat itu telah dinyatakan tewas setelah mayatnya telah ditemukan dalam pencarian yang berlangsung hingga Sabtu (7/2).

Otoritas administrasi penerbangan sipil Taiwan (CAA) telah memerintahkan pelatihan kembali untuk semua pilot TransAsia yang menerbangkan armada ATR.


"Seluruh 71 pilot akan mengambil bagian dalam tes kemampuan yang dilakukan oleh CAA dan pihak ketiga dari lembaga profesional untuk sekitar empat hari," kata TransAsia Airways dalam sebuah pernyataan yang ditulis dalam bahasa Tiongkok, dikutip dari BBC.

Regulator penerbangan juga telah memerintahkan pemeriksaan terhadap mesin dan sistem bahan bakar atas 22 pesawat ATR yang saat ini dalam pelayanan aktif penerbangan antar pulau Taiwan dan sekitarnya.

Penyebab pasti kecelakaan masih belum jelas, tetapi analisis awal dari perekam data penerbangan dan perekam suara kokpit menunjukkan mesin kanan pesawat bermasalah hanya 37 detik setelah lepas landas dan pilot, yang masuk dalam daftar korban tewas, secara manual memotong pasokan bahan bakar untuk mesin kiri, yang menyebabkan hilangnya kekuatan di kedua mesin sebelum pesawat itu jatuh.

Pilot pesawat tersebut, Liao Chien-tsung (42), dianggap sebagai pahlawan oleh warga dan pejabat Taipei karena telah berusaha keras menghindari kecelakaan lebih parah yang melibatkan gedung-gedung dan apartemen di sekitar lokasi kecelakaan. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya