Berita

sesaat sebelum GE235 jatuh/net

Dunia

TRAGEDI GE235

Sudah 40 Korban Tewas Ditemukan, 3 Masih Hilang

MINGGU, 08 FEBRUARI 2015 | 00:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hari Sabtu (7/2), petugas SAR dalam tragedi TransAsia Airways GE235 menemukan kembali lima mayat dari Sungai Keelung di Taipei. Penemuan ini tiga hari setelah pesawat yang membawa 58 orang itu mengalami kecelakaan (Rabu, 4/2).

Dengan begitu, total korban tewas ditemukan sudah 40 orang, 15 selamat, sementara 3 penumpang masih dinyatakan hilang.

Demikian diberitakan Xinhua. Setidaknya, 26 dari 31 total turis asal Tiongkok tewas dalam tragedi tersebut.


Hari ini tim penyelamat menemukan mayat di perairan berjarak 500 meter, 600 meter dan 1 km dari lokasi kecelakaan. Demikian menurut pusat tanggap bencana Taiwan.

Pesawat TransAsia Airways GE235 berjenis ATR72-600 memiliki mesin turboprop, jatuh ke Sungai Keelung, Taipei, setelah lepas landas dari Bandara Songshan pukul 10:52 dengan tujuan Kepulauan Kinmen, pada hari Rabu.

Penyebab pasti kecelakaan masih belum jelas, tetapi analisis awal dari perekam data penerbangan dan perekam suara kokpit menunjukkan mesin kanan pesawat bermasalah hanya 37 detik setelah lepas landas dan pilot secara manual memotong pasokan bahan bakar untuk mesin kiri, yang menyebabkan hilangnya kekuatan di kedua mesin sebelum pesawat itu jatuh.

"Pesawat ATR 72-600 bertempat duduk 72 buah, diproduksi oleh perusahaan Franco-Italia ATR, mampu terbang atau lepas landas dengan hanya satu mesin yang berfungsi," kata anggota investigasi penerbangan Perancis (BEA), Yann Torres, yang bergabung dalam investigasi.

Pilot pesawat tersebut, Liao Chien-tsung (42), dianggap sebagai pahlawan oleh warga dan pejabat Taipei karena telah berusaha keras menghindari kecelakaan lebih parah yang melibatkan gedung-gedung dan apartemen di sekitar lokasi kecelakaan. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya