Berita

Prabowo-jokowi

Soal Jokowi jadi Ketum Gerindra, Ini Klarifikasi Arief Poyuono

SABTU, 07 FEBRUARI 2015 | 08:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Isu Presiden Joko Widodo akan menjadi Ketua Umum DPP Gerindra merebak belakangan ini meski kemarin sudah dibantah pentolan partai besutan Prabowo Subianto tersebut seperti Fadli Zon dan Ahmad Muzani.

Dalam keterangan pers yang diterima sesaat lalu (Sabtu, 7/2), FX Arief Poyuono yang pertama kali mengeluarkan isu tersebut mengklarifikasi pernyataannya. (Baca: DPP Gerindra Buka Peluang Jokowi Jadi Ketua Umum)

"Terkait Jokowi akan dijadikan Ketua Umum Partai Gerindra perlu saya luruskan bahwa maksud saya dengan ada pertanyaan dari teman wartawan bahwa bagaimana jika Jokowi bergabung dengan Gerindra saya katakan Gerindra secara terbuka akan menerimanya," jelas Ketua DPP Gerindra ini.


"Dan ada pertanyaan apakah akan jadi petugas partai juga, saya katakan ya tidaklah apalagi Jokowi itu Presiden. Yang pasti bisa jadi pengurus dong," sambung Arief.

Kemudian dia ditanya lagi, apakah mungkin Jokowi jadi pengurus, lalu menjawab mungkin saja. Sebab Prabowo dan Gerindra itu demokratis. Setiap pengurus dan anggota partai punya hak untuk bisa menduduki jabatan tertinggi di partai seperti menjadi Ketua Umum Partai Gerindra atau Dewan Pembina.

"Dan itu dimungkinkan karena Gerindra kan harus ada regenerasi agar menjadi partai yang maju dan progresif dan tidak mungkin juga selamanya Pak Prabowo memimpin Partai Gerindra," tekannya.

Apalagi, dia membantah, partai tersebut dikuasai keluarga mantan Danjen Kopassus tersebut.

"Demikian saya luruskan terkait pernyataan saya yang diinterpretasikan oleh kawan kawan media massa bahwa Jokowi akan jadi Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina," pungkasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya