Berita

kantor ppatk

Peran PPATK dalam Membongkar Rekening Gendut Layak Diapresiasi

KAMIS, 05 FEBRUARI 2015 | 19:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penetapan calon tunggal Kapolri Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka tak lepas dari peran Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyuplai data alur transaksi rekening yang diduga tidak wajar.

Karena itu, peran PPATK tersebut layak diapresiasi meski saat ini publik seolah melupakan PPATK di balik persinggungan antara KPK dengan Polri.

"Ini merupakan bentuk komitmen (PPATK) dalam memberantas korupsi," kata peneliti Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi  (Kamis, 5/2).


Meski begitu, menurut Uchok, PPATK juga tak boleh lepas tangan atas kisruh yang terjadi antara KPK dengan Polri. Kata dia, PPATK juga harus angkat suara.

"PPATK harus membantu, jangan terkesan seolah-olah lepas tengan. Kenapa seperti ketakutan lari dari kenyataan. Harus membantu KPK, jangan pura-pura diam dan gak tahu apa-apa," katanya mengingatkan.

Seperti diketahui, Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi atas transaksi mencurigakan saat menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier (Karobinkar) SSDM Polri (2004-2006). Terungkap bahwa Budi disebutkan telah membuka rekening dan menyetor masing-masing Rp 29 miliar dan Rp 25 miliar.

Namun tuduhan ini telah diklarifikasi saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Kapolri di DPR. Budi juga dalam kesempatan saat didatangi anggota Komisi III DPR di rumahnya menyebut bahwa keterlibatannya dalam rekening gendut tidak ada yang didasarkan pada tindak lanjut dari Bareskrim Mabes Polri tahun 2010. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya