Berita

Ryamizard Ryacudu

Ryamizard Ryacudu juga Pernah Batal Dilantik Jadi Panglima TNI

KAMIS, 05 FEBRUARI 2015 | 09:22 WIB | LAPORAN:

Tarik-menarik kepentingan di awal pemerintahan Jokowi adalah hal yang wajar. Tarik-menarik itu adalah bagian dari konsolidasi menuju pemerintahan yang solid dan kuat.

Demikian analisis dari Direktur Eksekutif Akar Rumput Strategic Consulting Dimas Oky Nugroho. Menurut Dimas, di setiap pemerintahan baru, tarik-menarik kepentingan itu biasa terjadi.

"Pada awal pemerintahan SBY tahun 2004 juga begitu. Ada persaingan yang kuat antara kubu Sudi Silalahi dan Yusril Ihza Mahendra. Juga ada polemik pemilihan Ryamizard Riyacudu sebagai panglima TNI yang sudah disetujui DPR tapi tak kunjung dilantik," jelasnya, Kamis (5/2).


Namun, seiring berjalannya waktu, pemerintahan SBY saat itu mulai solid. Dari situ, Dimas yakin pemerintahan Jokowi juga sedang menuju ke kesolidan itu. "Memang butuh waktu. Mungkin sekitar satu tahun. Setelah itu pemerintahan akan solid dan berjalan baik," imbuhnya.

Untuk menuju kesolidan itu, sambungnya, pemerintahan Jokowi juga harus bisa merangkul parlemen. Strategi ini juga pernah dilakukan SBY saat mendorong Jusuf Kalla menjadi ketua umum Golkar.

Dengan makin mesranya Jokowi dengan Koalisi Merah Putih (KMP), Dimas melihat langkah merangkul parlemen tersebut bisa terwujud. Sebab, Jokowi tidak cukup hanya mengandalkan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) untuk menggolkan program-programnya dan disetujui DPR. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya