Berita

dalai lama/net

Dunia

Dijadwalkan Bertemu Dalai Lama, China Ingatkan Obama Soal Komitmennya

RABU, 04 FEBRUARI 2015 | 04:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, diminta untuk mengingat lagi komitmen yang disampaikannya kepada Presiden China, Xi Jinping, terkait rencana pertemuan dengan pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama.

Dalam sebuah reportase mendalam, kantor berita resmi pemerintah China Xinhua, mengingatkan Obama akan komitmennya di Beijing sekitar tiga bulan yang lalu.

Pada malam 11 November 2014, Presiden Xi Jinping dan Presiden AS bertemua membahas isu membangun hubungan baru China-AS, di kompleks Zhongnanhai, pusat kota Beijing. Dalam diskusi mereka, Obama mengatakan, ia memiliki pemahaman yang lebih baik soal persatuan nasional dan stabilitas China.


"Diskusi itu tidak boleh dilupakan, sengaja atau tidak sengaja. Demikian juga kata-kata dari pemimpin AS," tulis Xinhua.

Rencana pertemuan Dalai Lama dan Obama sendiri dilansir Gedung Putih. Rencananya, Obama akan menghadiri acara National Prayer Breakfast bersama pemimpin spiritual Tibet itu pada Kamis (5/2).

Xinhua
juga mengungkapkan, dalam pertemuan lainnya dengan Obama, Xi menguraikan enam prioritas dalam membangun hubungan baru kedua negara. Tidak dapat dihindari bahwa ada perbedaan di antara AS dan China, namun kedua belah pihak harus selalu berdialog dan tidak mengusik kepentingan utama masing-masing negara.

"Presiden AS menekankan bahwa negaranya mengakui Tibet sebagai bagian dari Republik Rakyat China dan tidak mendukung kemerdekaan bagi wilayah tersebut," tulis Xinhua.

Obama sendiri telah tiga kali bertemu dengan Dalai Lama, yang hidup di pengasingan politik, sebanyak tiga kali sebelum bertemu Xi Jinping di kompleks Zhongnanhai.

Bagi China, meskipun khotbah Dalai Lama selalu seputar isu perdamaian, toleransi dan kebajikan, tujuan politik utamanya adalah untuk meraih kemerdekaan Tibet. Dalai Lama dianggap telah lama terlibat dalam kegiatan separatis anti-China atas nama agama.

Pemimpin AS harus memahami setiap pertemuan dengan Dalai Lama akan membahayakan hubungan dan menyakiti perasaan rakyat China.

Sikap China dalam isu tersebut telah jelas dan tegas, menentang setiap pertemuan antara pemimpin negara manapun dengan Dalai Lama dalam bentuk apapun.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Hong Lei, juga telah menyerukan agar agar AS menangani isu Dalai Lama dengan berdasar kepentingan hubungan bilateral dua negara. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya