Berita

komjen budi gunawan/net

Hukum

TRAGEDI CALON KAPOLRI

Bambang Widjojanto: Pak BG Harus Tanggung Jawab dan Jangan Libatkan Institusi

RABU, 04 FEBRUARI 2015 | 03:51 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto atau BW, menduga ada manuver yang menyudutkannya bertalian dengan penanganan kasus dugaan gratifikasi calon Kapolri, Komjen Budi Gunawan (BG), di KPK.

BW pun terang-terangan meminta Komjen BG untuk berani menghadapi sendiri perkara yang membelitnya saat ini.

"Ada sudut pandang yang berbeda, yang secara obyektif nanti akan diuji. Jadi, persoalan Pak BG itu kan persoalan dia sendiri, dan dia harus bertangung jawab sendiri, sehingga tidak perlulah menggunakan institusi misalnya," tegas BW di kantor KPK, Jakarta, Rabu dinihari (4/2).


BW mengaku telah mengatakan langsung perihal itu ke sejumlah penyidik Bareskrim yang memeriksanya dalam perkara keterangan palsu. Dia bilang, hal itu penting guna membangun rasa kepercayaan masing-masing dalam menghadapi polemik KPK-Polri yang muncul belakangan.

BW tambahkan, jika rasa saling percaya sudah tercipta, maka kasus Komjen BG akan berjalan normal. Saksi-saksi dari pihak kepolisian yang selama ini selalu mangkir dalam proses hukum Komjen BG juga diyakininya akan hadir dalam pemeriksaan.

"Saya percaya, proses pemeriksaan Pak BG pun di sini akan lancar, kalau semua teman-teman penegak hukum yang dipanggil juga bersifat kooperatif. Kita mencari kebenaran dan tidak menzalimi satu sama lainnya, apalagi obstruction of justice (merintangi proses hukum)," tutur bekas Ketua YLBHI ini. [ald]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya