Berita

Bambang Widjojanto/net

Hukum

Bambang Widjojanto Siap Mati

SELASA, 03 FEBRUARI 2015 | 11:55 WIB | LAPORAN:

. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto siap mengambil resiko dari apa yang ia kerjakan selama ini. Ia akan taat kepada hukum dan akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri siang ini.

"Kalau toh akibat terberat yang harus diambil adalah saya harus meninggalkan jasad saya, itu akan saya ambil," teriak BW saat menggelar jumpa pers di lobi Gedung KPK, Kuningan, Jakarta sesat lalu (Selasa, 3/2).

BW didampingi Ketua KPK Abraham Samad dan dua Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dan Zulkarnain. Sementara di depan meraka ada banyak elemen masyarakat pendukung KPK.


BW yakin, Tuhan berada di pihak orang-orang yang benar.

"Hanya doa orang-orang dhuafa dan orang-orang tertindas yang akan menyelamatkan bangsa ini. Sekali lagi, saya pergi untuk kembali. Jadi jangan dibikin serius banget," tandas dia.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto akan menjalani pemeriksaan kedua sebagai tersangka kasus dugaan mengarahkan saksi untuk memberikan keterangan tidak benar dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat pada 2010.

BW pada Jumat lalu (16/1) ditangkap Bareskrim Polri. Penangkapan BW dalam rangka pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan menyuruh memberikan keterangan palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada 2010. Kasus ini ditindaklanjuti Polri berdasarkan laporan dari masyarakat pada tanggal 19 Januari 2015. Dalam laporan disebutkan, ada beberapa saksi yang diminta memberikan keterangan palsu di MK.

BW sedianya akan ditahan oleh Bareskrim karena dinilai akan memengaruhi saksi dan menghilangkan barang bukti. Namun, hal itu batal dilakukan setelah ada penjaminan dari kolega dan aktivis antikorupsi bahwa BW tidak akan menghilangkan barang bukti. Bambang akhirnya dilepaskan oleh Bareskrim pada Sabtu dinihari (17/1). [rus]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya