Berita

xi jinping/net

Dunia

Xi Jinping: Perilaku Tidak Taat Hukum Mempermalukan Partai!

SELASA, 03 FEBRUARI 2015 | 05:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Republik Rakyat China, Xi Jinping, memerintahkan para pejabat provinsi dan menteri-menterinya untuk memberikan contoh yang baik kepada rakyat dalam mematuhi hukum.

Meskipun berjumlah kecil, kata dia dikutip Xinhua, para pemimpin harus memiliki tanggung jawab besar dalam menegakkan hukum.

Xi mengatakan itu dalam sebuah seminar yang dihadiri oleh para kepala provinsi dan menteri, pada Senin (2/2). Pembukaan seminar itu dipimpin oleh Perdana Menteri, Li Keqiang.


Presiden Xi menyebut beberapa pejabat negara yang terkemuka justru tidak melakukan tugas mereka dan menggunakan hukum untuk kepentingan pribadi. Perilaku tersebut merusak citra Partai Komunis China dan mengganggu tatanan politik, ekonomi dan sosial.

"Semua anggota Partai Komunis China dan organisasi pemerintah dan pejabat harus mematuhi konstitusi dan hukum," seru Xi.

"Sebelum kita mengatakan apa-apa atau melakukan sesuatu, kita harus terlebih dahulu memeriksa apakah itu adalah sah," tambahnya.

Ditekankannya, semua anggota partai dan pemerintah harus bekerja sesuai hukum dan setiap pelanggaran harus dihukum.

"Untuk memastikan bahwa pejabat senior memahami dan mengikuti hukum, kepatuhan terhadap hukum akan menjadi faktor utama dalam menilai kinerja. Aturan rinci pada penilaian harus dirancang," katanya

Xi juga mengatakan bahwa kekuasaan adalah pedang bermata dua. Jika digunakan sesuai hukum, kekuasaan akan menguntungkan orang-orang. Namun jika sebaliknya, maka akan menimbulkan bencana bagi bangsa ini.

"Untuk mengendalikan kekuasaan, harus didefinisikan, diatur, diperiksa dan diawasi oleh hukum," pungkas Xi. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya