Berita

Fredrich Yunadi/net

Hukum

Pengacara BG: Apa Jadinya NKRI Kalau Semua Anggota Polri Mogok?

SABTU, 31 JANUARI 2015 | 15:22 WIB | LAPORAN:

Sebaiknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lebih tertib dalam melakukan penegakan hukum. Jangan sampai KPK melakukan pelanggaran UU, apalagi menabrak konstitusi. Apalagi UUD 45 yang selama ini dijadikan pedoman hukum sama sekali tak mengenal lembaga bernama KPK.

Hal itu dikatakan pengacara Polri dan Komjen Budi Gunawan, Fredrich Yunadi, menanggapi Polemik KPK-Polri makin hari makin meruncing dalam diskusi "Menanti Ketegasan Jokowi" di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (31/1).

"UUD kita hanya mengenal Polri dan Kejaksaan, bukan KPK. KPK tidak ada di UUD 1945," kata Fredrich.


Fredrich menepis tudingan sejumlah kalangan, termasuk dari KPK, yang menuding Polri kerap melakukan prosedur hukum menyimpang.

Justru sebaliknya, jika dihitung jumlah uang negara yang diselamatkan Polri dari kasus korupsi jauh lebih besar daripada kinerja KPK selama berdiri.

"Polisi ungkap jauh lebih besar dari yang diungkap KPK. Jangan langsung katakan bahwa Polri tidak benar," tandas Fredrich,

Dia wanti-wanti, deretan tuduhan kepada Polri itu suatu waktu bisa berdampak sangat besar pada stabilitas keamanan.

"Ada 425 ribu anggota Polri. Kalau mereka mogok, apa jadinya NKRI?" ungkap advokat Peradi ini. [ald]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya