Berita

ilustrasi/net

Politik

SURVEI 100 HARI

Lebih dari 70 Persen Keluhkan Harga Sembako, Lapangan Kerja dan Biaya Pendidikan

KAMIS, 29 JANUARI 2015 | 11:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Permasalahan harga kebutuhan pokok merupakan salah satu poin mengecewakan dalam 100 hari pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Hal ini terungkap dalam survei pendapat masyarakat terhadap kinerja 100 hari pemerintahan Jokowi-JK yang dilakukan Indonesia Development Monitoring (IDM).

Dalam rilis yang dikirimkan Direktur Eksekutif IDM, Fahmi Hafel, dan diterima redaksi beberapa saat lalu, disebutkan bahwa survei dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 1.250 responden di 33 provinsi pada 13-26 Januari  2015. Margin of error survei itu kurang lebih 1,21  persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


Dalam temuan menunjukkan, mayoritas responden atau 68,7 persen menyatakan tidak puas terhadap kinerja 100 hari pemerintahan. Sebanyak 26,4 persen responden menyatakan puas dan 4,9 persen  tidak tahu

Dalam temuan survei itu juga, sebanyak 87,7 persen responden diketahui mengeluhkan tingginya harga bahan-bahan pokok. Sisanya, sebanyak 12,3 persen berpendapat biasa-biasa saja.

Dari survei itu dapat disimpulkan bahwa pemerintahan Jokowi-JK tidak punya konsep dan aplikasi ekonomi yang jelas untuk menekan inflansi dalam jangka pendek, serta menunjukan ketidakmampuan tim ekonomi Jokowi.

Temuan survei juga menunjukkan cukup tingginya keluhan angkatan kerja baru, atau masyarakat yang mencari pekerjaan mengeluhkan kesulitan mencari lapangan kerja. Persentase responden untuk kasus ini hingga 71,8 persen

Dalam temuan survei, hampir 73,8 persen masyarakat juga mengeluhkan mahalnya biaya pendidikan.

"Dalam dan hingga 100 hari pemerintahan Jokowi-JK banyak sekali masyarakat belum menerima Kucuran dana Kartu Indonesia Pintar yang dijanjikan oleh Jokowi," ujar Fahmi. [ald]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya