Berita

Arif Wibowo

Garuda Indonesia Dukung Pembebasan Visa untuk Turis

KAMIS, 29 JANUARI 2015 | 10:26 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Rencana pemerintah memberikan visa bebas kunjungan untuk turis lima negara pada 2015 ini didukung PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan, rencana pembebasan visa kunjungan untuk turis Jepang, Tiongkok, Australia, Korea Selatan, dan Rusia akan berdampak positif bagi kinerja perusahaan.

"Kalau bebas visa untuk lima negara dijalankan, itu bisa bikin heboh turis masuk ke Indonesia,” ujar Arif melalui siaran pers yang diterima pagi ini (Kamis, 29/1).


Mantan bos PT Citilink Indonesia itu mengapresiasi kegiatan promosi yang dilakukan Kementerian Pariwisata dalam mengundang turis Tiongkok untuk datang ke Indonesia.

Kegiatan promosi pariwisata oleh pemerintah terbukti mampu membuat rute yang baru dibuka Beijing-Denpasar, memiliki rata-rata load factor mencapai 80 persen,” kata Arif.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didien Junaedi mengatakan, pihaknya mendukung langkah Menteri Pariwisata Arief Yahya yang menghapuskan visa bagi lima negra tersebut.

Dia mengatakan, ada tiga cara untuk mencapai target 20 juta wisman yaitu, memperbaiki destinasi, asebilitas dan pembebasan visa. "Pembebasan visa bisa mendorong tingkat kunjungan wisman. Ini dilakukan oleh Singapura," jelasnya.

Dia pun mengaku senang dengan kordinasi Menteri Pariwisata saat ini. Dia optimis, industri pariwisata akan berkembang maju jika kebijakan-kebijakannya pemerintahnya terus mendorong industri ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya