Berita

megawati dan budi gunawan/net

Politik

Budi Gunawan Dititip, Jangan Salahkan Megawati

SABTU, 17 JANUARI 2015 | 16:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Peradaban politik di Indonesia belum melihat partai politik sebagai lembaga politik yang utuh, melainkan masih memuja-muja figur tertentu.

Hal itu dikatakan pengamat politik dan militer, Salim Said, menanggapi kabar yang menyebut pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri adalah "titipan" Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Budi Gunawan pernah menjadi ajudan Mega ketika putri Bung Karno itu menjabat presiden. Namun kini pencalonan sebagai Kapolri terhadang status tersangka korupsi dari KPK atas Kepala Lembaga Pendidikan Polri itu.


"Dia (Mega) ketua partai terbesar, dan tingkat peradaban politik kita belum melembagakan partai. Artinya jangan salahkan Megawati, yang di negeri kita sekarang itu yang sangat menentukan. Ibu Megawati itu yang membuat mereka jadi presiden dan wapres. Memangnya itu gratis?" ujar Guru Besar Universitas Pertahanan ini dalam diskusi "Kali Ini Tidak 86" yang disiarkan oleh radio smartfm, Sabtu pagi (17/1).

Bantuan dari Mega saat pemilihan presiden lalu bukan berarti selesai begitu saja. Ditegaskannya , Presiden Joko Widodo dengan segala hak prerogatifnya menunjuk calon Kapolri tidak berada di ruang yang hampa politik.

"Sesudah itu kan Ibu Mega ada keperluan. Soal Pak Budi ini, dia bekas ajudannya Ibu Mega. Dia (Mega) akan usahakan orang yang baik di mata dia untuk mendapat kedudukan di pemerintahan Jokowi," ujar Salim. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya