Berita

moreno soeparato/net

Olahraga

Moreno: Mau Awasi PSSI, Harus Sesuai Statuta FIFA!

MINGGU, 21 DESEMBER 2014 | 19:33 WIB | LAPORAN:

Semua pihak boleh saja mengoreksi PSSI. Tapi, urusan pembinaan sepakbola seyogyanya harus tetap diserahkan pada federasi sepak bola tertinggi di tanah air tersebut.

Demikian dikatakan anggota DPR-RI Komisi X, Moreno Soeprapto. Menurutnya Jika PSSI yang notabene bertanggung jawab terhadap pembinaan sepakbola usia muda sampai pencapaian prestasi sepakbola di level internasional masih mendapat gangguan atau intervensi dari pihak lain, tentu akan berakibat fatal bagi keberlangsungan atlet sepakbola di tanah air.

"Keberadaan PSSI adalah induknya sepakbola di tanah air. Mari kita serahkan sepenuhnya kepada seluruh pengurus PSSI. Kita percayakan kepada mereka (pengurus PSSI), pasti mereka mencari yang terbaik untuk persepakbolaan Indonesia," kata Moreno Soeprapto di Jakarta.


"Kasihan sama atlet sepakbola yang telah mengharumkan nama bangsa dan negara di level internasional, jika PSSI selalu mendapat gangguan dari pihak luar, " tambahnya.

Seperti diketahui, hubungan PSSI dan Kemenpora akhir-akhir ini memanas setelah Menpora mengagas pembentukan Tim Sembilan yang akan bertugas untuk mengawasi kinerja PSSI. Padahal, dalam statuta PSSI, kinerja PSSI hanya dikontrol oleh anggota sah yang tercatat yakni 777 anggota, bukan elemen lainnya.

Gagasan Menpora membentuk Tim Sembilan itu, mendapat respon dari Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. Djohar menegaskan bahwa pembentukan Tim Sembilan yang beranggotakan pengamat sepakbola, wartawan dan suporter itu bisa membawa bencana terhadap persepakbolaan Indonesia. Namun, bukan hanya Djohar Arifin saja yang mempertanyakan pembentukan Tim Sembilan itu. Direktur Lembaga Kajian Olahraga Indonesia (Lemkapoin), Richard Ahmad, mengaku tidak paham maksud dari pembentukan Tim Sembilan oleh Kemenpora.

Menurut Moreno, sah-sah saja jika ada pihak lain yang ingin mengawasi kinerja PSSI, Tapi, kinerjanya harus sesuai dengan statuta PSSI dan FIFA. Bagaimanapun juga, PSSI adalah anggota FIFA yang harus patuh dengan aturan FIFA yang berlaku.

FIFA telah mengisyaratkan bahwa setiap induk organisasi yang menjadi anggotanya tidak boleh mendapat intervensi apapun dalam menjalankan organisasinya. Jika tidak, maka siap-siap, federasi tertinggi sepakbola di dunia itu menjatuhkan hukuman.

"Kalau pembentukannya hanya untuk pengawasan, ada bagusnya juga, saling mengawasi jalannya (organisasi). Tapi, kalau pengawasan itu untuk kepentingan politik dan kepentingan-kepentingan kelompok tertentu, ngapain?" ujarnya.[wid]
 
 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya