Berita

ilustrasi

Sayap Hanura Tolak Kenaikan Harga BBM

SABTU, 22 NOVEMBER 2014 | 10:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura) menolak kenaikan harga BBM. Karena kebijakan itu akan semakin membebani ekonomi rakyat.

Demikian disampaikan Ketua Umum Gemura Oktasari Sabil dalam acara Pelatihan leadership dan rakernas II DPP Gemura dengan tema Redevinisi Gerakan Perubahan dengan Hati Nurani” di Grand Cempaka Jakarta kemarin (21/11).

Sebagai organisasi yang menempatkan  hati nurani sebagai  basis pergerakan, gemura kurang  sependapat  dengan kebijakan  kenaikan harga bbm yang telah diputuskan oleh pemerintah beberapa hari lalu yang telah menimbulkan gejolak dan  aksi protes  dari mahasiswa dan berbagai kelompok masyarakat,” tegas Oktasari seperti dikutip dari siaran persnya.


Walaupun kebijakan itu untuk memperkuat kapasitas fiskal APBN, tetapi kenaikan BBM sebesar Rp 2.000 per liter sangat membaratkan perekonomian masyarakat.
 
"Oleh kerana itu sebagai bagian dari partai pengusung, Gemura mengharapkan peran aktif  Partai Hanura  agar kebijakan-kebijakan pemerintah  ke depan  tidak menyimpang dari semangat  keberpihakan kepada masyarakat,” jelas Oktasari.

Dia pun berharap Hanura tetap mengawal kebijakan pemerintah yang positif dan seandainya kenaikan harga BBM ini ada kompensasinya, maka harus tetap dikawal dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, Gemura berterimakasih kepada Wiranto yang telah membawa Hanura ke arah yang lebih maju sampai saat ini. Makanya, mereka mendukung sepenuhnya Wiranto untuk maju kembali pada periode 2015-2019. "Di tangan Wiranto lah Hanura sampai saat ini tetap ada dan mengalami peningkatan," ungkapnya.

Dalam sambutannya juga, Gemura berharap Kementerian Pemuda dan Olahhraga harus bersih dari KKN. Karena menurutnya, masih terdapat pilih kasih dalam pembinaan organisasi kepemudaan.

Hanya organisasi tertentu saja yang diberikan bantuan operasional, bahkan cenderung organisasi yang tidak aktif, kurang aktif, seperti organisasi yang hanya papan nama, namun karena kedekatan dengan pejabat di Kemenpora, mudah mendapatkan fasilitas dan bantuan dana dari kementerian.

Sementara itu Ketua Panitia kegiatan Liza mengaku sampai tiga tahun ini belum ada sama sekali bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Ini menunjukkan bahwa Gemura tetap independen, namun Liza melihat ada pilih kasih dan ketidak adilan dengan organisasi lainnya. Selama tiga tahun ini, Gemura Alhamdulillah tidak pernah dibantu oleh kementerian Pemuda dan Olahraga,” jelas Lisa.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Hanura Wiranto, Menteri pemberdayaan aparatur pemerintah Yuddy Chrisnandi, pengurus DPP Hanura, Organisasi underbow Hanura dan pengurus daerah Gemura seluruh Indonesia. Kegiatan ini berlangsung dari 21-22 November 2014. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya