Berita

Golkar harus Berani Memunculkan Tokoh Muda yang Berintegritas

SABTU, 15 NOVEMBER 2014 | 04:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Musyawarah Nasional Partai Golkar tahun depan harus benar-benar menjadi ajak untuk mengambil kesepakatan bersama. Munas tersebut harus dijadikan sebagai tonggak dan langkah untuk menata organisasi secara lebih baik.

"Golkar harus mendengar suara rakyat dan suara kadernya, jika partai ini ingin tetap leading menjadi the key player dalam politik indonesia," ungkap peneliti senior IndoStrategi Ahmad Fuad Fanani (Jumat, 14/11).

Menurutnya, Partai Golkar ke depan harus berani memunculkan kepemimpinan muda yang kapable dan berintegritas. Golkar harus menunjukkan dirinya sebagai partai yang modern, gaul, profesional, dan menjalankan kaderisasi secara serius.


"Di saat sebagian partai lain mengalami gerontokisasi karena dipimpin oleh politisi gaek era 45, Golkar harus memunculkan pemimpin baru yang muda, tangguh, dan berintegritas," jelas dosen FISIP UIN Jakarta ini.

Untuk memunculkan pemimpin-pemimpin yang muda dan berintegritas itu, Golkar bisa menimbang kader-kader muda yang bisa ditampilkan seperti Hajriyanto Y Thohari, Agun Gunanjar Sudarsa, Priyo Budi Santoso, dan sebagainya.

Jika Golkar mencari pemimpin yang muda dan berintegritas, nama-nama di atas juga patut dipertimbangkan.

"Saat ini bola dan masa depan ada di tangan para pimpinan Golkar, baik di pusat maupun daerah, apakah mereka ingin ditinggalkan sejarah atau menciptakan sejarah? Dengan pemimpin yang muda dan berintegritas lah, masa depan Golkar akan cerah dan mencerahkan bangsa ini," demikian alumnus Flinders University-Adelaide-Australia ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya