Berita

tentara AS/net

Dunia

AS Akan Kirim 1.500 Tentara Tambahan untuk Latih Irak Melawan ISIS

SABTU, 08 NOVEMBER 2014 | 13:31 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Amerika Serikat berencana mengirimkan 1.500 tentara tambahan ke Irak untuk membantu aparat keamanan negara itu memerangi Islamic State atau ISIS.

Menurut jurubicara Gedung Putih, John Earnest, bala bantuan tersebut tidak berperang secara langsung dalam memerangi ISIS.

"Mereka tidak akan terlibat dalam pertempuran," lanjut Earnest, Jumat (7/11) seperti dikabarkan AFP.


Selain itu, Presiden AS, Barack Obama, juga telah mengajukan alokasi anggaran sebesar US$ 5,6 miliar atau sekitar Rp 6 triliun untuk kebutuhan militer dalam memerangi ISIS. Langkah ini bertujuan memperluas program pelatihan AS terhadap pasukan Irak untuk merebut kembali wilayah-wilayah yang direbut ISIS, termasuk Provinsi Anbar.

Pekan lalu, otoritas pemerintahan Provinsi Anbar, Irak, menyatakan kelompok ISIS telah membunuh ratusan orang dari kelompok Sunni. Dikabarkan bahwa ada 322 warga Sunni yang tewas saat memerangi ISIS di provinsi yang terletak di bagian barat Irak itu. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya