Berita

eva kusuma sundari/net

Politik

Jubir PDIP Akui Kartu Sakti Jokowi Adalah Modifikasi Program-program yang Lama

SABTU, 08 NOVEMBER 2014 | 09:37 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Diakui, program "kartu sakti" Joko Widodo merupakan transformasi dan modifikasi dari program-program pemerintahan sebelumnya.

"Jangan lupa itu adalah produk dari UU Sistem Jaminan Sosial Nasional yang lahir di zaman Bu Mega, dan UU BPJS, hasil dari DPR tahun 2011. Kartu Indonesia Sehat itu juga merupakan penyempurnaan kartu Jaminan Kesehatan Nasional," kata jurubicara PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, dalam diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (8/11).
 
Sebenarnya, kata dia, belum ada yang beda dari program kartu sakti ini dengan program-program pemerintah sebelumnya.


"Hanya penerima manfaatnya akan cukup luas," ujarnya.

Sedangkan mengenai landasan hukumnya, ujar Eva, pada masa kampanye Pilpres lalu, tiga kartu ini sudah disebutkan oleh Jokowi. Mereka menjadi bagian dari sembilan program prioritas (Nawacita) yang merupakan skema bantuan sosial.

"Apakah ada dampak politis dari penamaan itu, kalau kita tanya rakyat, sudah disetujui rakyat ada legitimasinya. Kalau ditanya legal formalnya, tidak ada dampaknya karena memakai anggaran yang sudah disetujui DPR tahun 2014. Landasannya UU SJSN dan BPJS," terangnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya