Berita

martin hutabarat/net

Politik

Martin Hutabarat: Perpecahan DPR Bisa Diatasi dengan Komunikasi Intensif

RABU, 05 NOVEMBER 2014 | 10:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Terbentuknya dua versi Pimpinan DPR RI yang berjalan sendiri-sendiri sangat disesalkan karena memperburuk citra DPR di mata masyarakat.

Perbedaan ini terjadi karena meruncingnya polarisasi antara Koalisi Merah Putih dengan Koalisi Indonesia Hebat terkait pengisian jabatan Pimpinan di Komisi-Komisi dan Badan-Badan DPR.

Anggota DPR RI di Komisi III, Martin Hutabarat, mengatakan kalau saja komunikasi politik antara dua koalisi yang berbeda ini bisa dibangun dan berjalan efektif, ia yakin perbedaan pandangan mengenai pengisian jabatan di Alat Kelengkapan DPR ini dapat diicari jalan keluarnya, yang akhirnya akan mengakomodir aspirasi kedua belah pihak.


"Pak Prabowo dan Pak Jokowi saja yang disebut-sebut orang tidak bisa bertemu karena pertarungan politik yang tajam dalam Pilpres lalu, ternyata bisa berangkulan dan membangun komunikasi politik untuk mengakhiri perbedaan yang timbul di antara mereka," kata Martin yang juga Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra kepada , Rabu (5/11).

Maka itu, ia yakin soal pengisian Alat Kelengkapan Dewan ini sebenarnya bukan hal sulit dicapai dengan kompromi kalau dibangun komunikasi intensif dilakukan antara kedua koalisi [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya