Berita

martin hutabarat/net

Politik

Martin Hutabarat: Perpecahan DPR Bisa Diatasi dengan Komunikasi Intensif

RABU, 05 NOVEMBER 2014 | 10:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Terbentuknya dua versi Pimpinan DPR RI yang berjalan sendiri-sendiri sangat disesalkan karena memperburuk citra DPR di mata masyarakat.

Perbedaan ini terjadi karena meruncingnya polarisasi antara Koalisi Merah Putih dengan Koalisi Indonesia Hebat terkait pengisian jabatan Pimpinan di Komisi-Komisi dan Badan-Badan DPR.

Anggota DPR RI di Komisi III, Martin Hutabarat, mengatakan kalau saja komunikasi politik antara dua koalisi yang berbeda ini bisa dibangun dan berjalan efektif, ia yakin perbedaan pandangan mengenai pengisian jabatan di Alat Kelengkapan DPR ini dapat diicari jalan keluarnya, yang akhirnya akan mengakomodir aspirasi kedua belah pihak.


"Pak Prabowo dan Pak Jokowi saja yang disebut-sebut orang tidak bisa bertemu karena pertarungan politik yang tajam dalam Pilpres lalu, ternyata bisa berangkulan dan membangun komunikasi politik untuk mengakhiri perbedaan yang timbul di antara mereka," kata Martin yang juga Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra kepada , Rabu (5/11).

Maka itu, ia yakin soal pengisian Alat Kelengkapan Dewan ini sebenarnya bukan hal sulit dicapai dengan kompromi kalau dibangun komunikasi intensif dilakukan antara kedua koalisi [rus]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya