Berita

Pemerintah Tak Mau Rapat dengan DPR Sampai Masalah Selesai

MINGGU, 02 NOVEMBER 2014 | 13:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Semua anggota DPR adalah mitra pemerintah. Karena itu, pemerintah dan DPR harus bersinergi.

Demikian disampaikan Menko Polhukam Laksamana (Purn) Tedjo Edy Purdijatno kepada RMOL sesaat lalu (Minggu, 2/11).

"Semua anggota DPR adalah mitra pemeritah, harusnya sinergi. Program pemerintah yang baik didukung, yang kurang tepat dikritisi. Semua itu demi masyarakat, bangsa dan negara," jelasnya.


Mantan KSAL ini mengungkapkan itu terkait pembentukan pimpinan DPR tandingan oleh fraksi PDIP, Nasdem, PKB, Hanura dan PPP. Pasalnya, fraksi-fraksi yang tergabung dalam dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) tidak terima Koalisi Merah Putih menyapu bersih pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan.

KIH sendiri, besok (Senin, 3/11), kembali menggelar sidang memutuskan pimpinan AKD setelah sebelumnya mengundang pimpinan fraksi untuk rapat konsultasi.

Melanjutkan keterangannya, Tedjo menegaskan, pemerintahan tidak akan bersedia menggelar rapat dengan DPR, apakah terkait legislasi atau budjeting, sampai masalah di parlemen tersebut selesai.

"Tunggu sampai mereka bisa selesaikan masalah," tegasnya.

Dia sendiri melihat, perpecahan di DPR itu merupakan masalah internal parlemen. Namun dia yakin, hal itu akan lekas teratasi.

"Masalah ini adalah masalah internal DPR. Seharusnya pimpinan DPR bisa mengayomi seluruh anggotanya 560 orang, tidak memihak golongan tertentu. Pimpinan DPR jangan menjadi bagian dari masalah, sehingga tidak terkesan memihak golongan tertentu. Musyawarahkan dengan baik dan adil. Insyaallah masalah ini cepat selesai, rakyat menunggu," ungkap Tedjo yang juga politikus Nasdem tersebut. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya