Berita

darmin nasution/net

Politik

Darmin Nasution, Satu dari Tiga Bigfish Kasus Pajak

SENIN, 20 OKTOBER 2014 | 18:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Nama mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), Darmin Nasution  digadang-gadang jadi Menko Perekonomian. Perbincangan mengenai Darmin jadi menteri kembali jadi sorotan setelah Jokowi dan JK dilantik sebagai presiden dan wakil presiden tadi pagi.

Sepak terjang dan pengalaman Darmin yang puluhan tahun bergelut di dunia keuangan, perbankan dan moneter sudah ditebar sebagai kampanye pengangkatan Darmin bisa diterima publik. Memang, sebelum menjadi gubernur Indonesia, Darmin pernah menjabat sebagai Direktur Jendral Lembaga Keuangan, Gubernur OPEC Fund untuk Indonesia, Kepala Bapepam-LK, Direktur Jenderal Pajak, serta Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.

Tapi bagi Sasmito Hadinagoro ada catatan lain soal Darmin. Sekjen Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia (APPI) ini menyebut Darmin sebagai mafia pajak berkategori big fish. Secara terang benderang kata dia, Darmin terlibat dalam sejumlah kasus pajak.


Dalam satu kesempatan Sasmito mengungkap kasus penggelapan pajak di era Darmin jauh  lebih besar dari megaskandal Centurygate yang "hanya" senilai Rp 6,7 triliun. Pajak yang digelapkan di era Darmin, menurut Sasmito, kira-kira setara dengan sepuluh kali nilai dana talangan yang dikucurkan kepada Bank Century.

Selama duduk di kursi Pajak-1 dari tahun 2006 hingga 2007 penerimaan pajak yang tidak terkumpul mencapai Rp 64 triliun. Rinciannya, menurut Sasmito, adalah pada 2006, realisasi penerimaan pajak non-migas sebesar Rp 314 triliun. Jumlah tersebut masih kurang sekitar Rp 18 triliun dari target penerimaan pajak non-migas di APBN 2006,yakni sebesar Rp 332 triliun.

Adapun untuk tahun 2007, realisasi penerimaan pajak non-migas mencapai Rp 382 triliun, atau kurang sekitar Rp 13 triliun dari target penerimaan pajak non-migas APBN-P 2007, yakni sebesar Rp 395 triliun. Nah, persoalannya, sebut Sasmito lagi, yang disebut sebagai target penerimaan pajak itu sebenanrya adalah target penerimaan pajak yang telah disesuaikan.

Sasmito juga menuding keterlibatan Darmin dalam kasus pajak Haliburton, perusahaan milik mantan Wakil Presiden AS, Dick Cheney, dan kasus pajak bos Ramayana, Paulus Tumewu.

Sasmito sudah menyampaikan tudingan-tudingan ini kepada DPR, di program talkshow televisi maupun pada diskusi-diskusi publik. Tak hanya itu, Sasmito bahkan sudah menyampaikan data-datanya kepada KPK, tapi hingga sekarang tak ada kejelasan.

Apakah Sasmito bercanda ketika menyampaikan tudingan-tudingan terhadap Darmin? Bola panas yang dilemparkan Sasmito sempat disambut kalangan politisi Senayan, dan gelombang ketidakpuasan terhadap Darmin bergema kemana-mana, termasuk ke relung hati kalangan Istana, saat dia menjadi calon tunggal Gubenur BI .

Sasmito menyebut Darmin adalah satu dari tiga big fish kasus pajak yang mesti diusut. Dua orang lainnya adalah mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang kini menjadi Managing Director World Bank Group di Washington DC, dan dan mantan Gubernur BI dan mantan Wakil Presiden Boediono.[dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya