Berita

Politik

Giman Lapor ke DPP PAN, Sukses Gantikan Amien Rais Jalan Kaki dari Kampung ke Jakarta

SELASA, 14 OKTOBER 2014 | 01:05 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Anggota Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Giman, asal Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, memenuhi nazar untuk berjalan kaki dari kampung halamannya ke Jakarta. Ia menggantikan tokoh politik Amien Rais yang ingkar janji berjalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta.

Pria kelahiran 1976 itu sengaja mengakhiri perjalanan panjangnya di depan Kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN), partai yang didirikan Amien.

"Saya mau melapor kepada Amien Rais, saya sudah tiba di Jakarta," ungkap Giman, yang berangkat dari Malang 21 September, dan mengakhiri aksi pada pukul 10.00 WIB (Senin, 13/10).


Seperti tertera dalam rilis Bara JP, perjalanan dari Malang, melalui Nganjuk, Ngawi, Sragen, Solo, menurut Giman tidak terlalu melelahkan. Awalnya, Giman mengaku hendak menjemput Amien Rais di rumahnya di Sleman, sekaligus menagih janji Amien yang pernah menyatakan hendak berjalan kaki Yogyakarta-Jakarta.

Dari Sleman ke Semarang, Giman lanjut ke Alasroban, Pekalongan, Brebes, Cirebon, Indramayu, Cikampek, Karawang, Bekasi, kemudian menyusuri Kalimalang ke Jakarta, dan tiba di markas Bara JP, kemarin (Minggu, 12/10).

Selain menggantikan Amien Rais berjalan kaki, ayah empat anak yang sehari-hari berjualan kue putu itu ingin menyampaikan harapan kepada presiden terpilih Joko Widodo agar anak-anak Indonesia bisa bersekolah semua.

Janji jalan kaki bolak balik Yogyakarta-Jakarta tercatat pernah dinyatakan Amien sebelum Pilpres. Nazar itu terkait bantahannya tentang kabar yang menyebut ia pernah meminta Prabowo Subianto diseret ke Mahkamah Militer karena dinilai mengetahui dan bertanggung jawab atas penculikan aktivis sekitar tahun 1998.

Amien yang saat itu mendukung Prabowo menjadi presiden pun menantang agar penudingnya memperlihatkan kliping koran, rekaman radio atau televisi yang memuat pernyataannya yang menyudutkan Prabowo. Kalau terbukti ada, ia akan jalan kaki bolak-balik Jakarta-Yogyakarta.

Beberapa politisi Partai Amanat Nasional membela Amien. Menurut mereka, pernyataan Amien pada Juni lalu itu hanyalah guyonan politik, sekaligus memberikan semangat kepada kader-kadernya memenangkan pasangan Prabowo-Hatta. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya