Berita

Dunia

Turki Tegas Tidak Mau Terlibat dalam Perang AS Melawan ISIS

SABTU, 13 SEPTEMBER 2014 | 13:32 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Amerika Serikat tetap merayu Turki untuk terlibat dalam koalisinya melawan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Padahal, Turki tegas tidak mengizinkan pangkalan udaranya dipakai untuk melancarkan serangan terhadap militan ISIS.

Meski Turki adalah anggota NATO dan merupakan salah satu sekutu penting AS, namun negara itu tetap enggan untuk mengambil bagian dalam operasi tempur melawan militan ISIS ataupun mengizinkan koalisi yang dipimpin AS menyerang militan ISIS dari wilayahnya.


Negeri Paman Sam itu sampai mengutus Menteri Luar Negeri, John Kerry, ke Ankara, Jumat kemarin (12/9).

Meski demikian, seorang pejabat Turki mengatakan kepada AFP bahwa pihaknya tetap tidak akan terlibat dalam operasi bersenjata apapun dalam memerangi ISIS.

Ia mengatakan bahwa Turki hanya akan berkonsentrasi penuh soal operasi kemanusiaan di Suriah.

Perlu diketahui, secara tidak langsung selama ini Turki dituduh mendorong pembentukan ISIS dalam pemberontakan kelompok Islam di Suriah melawan Presiden Bashar Al-Assad. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya