Berita

Olahraga

KONI Jakarta Laksanakan Masukan Ahok Tunjuk Pelaksana Harian

SELASA, 09 SEPTEMBER 2014 | 19:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta menunjuk Pelaksana Harian (Plh) menyikapi kondisi setelah "musibah" yang menimpa Ketua KONI DKI.

Kejaksaan Agung menahan Ketua KONI DKI Winny Erwindia pada Jumat pekan lalu. Ia ditahan di penjara Pondok Bambu, Jakarta Timur karena terjerat kasus korupsi pengadaan pesawat ATR 42-5.000 saat menjabat sebagai Dirut Bank DKI. Nilai korupsi pengadaan pesawat latih itu lebih kurang Rp 80 miliar.

"Kami berkonsultasi ke Pak Ahok (Wakil Gubernur DKI) serta mendengar saran dan masukan Beliau bahwa perlu ditunjuk Plh untuk melaksanakan jalannya roda organisasi KONI DKI," kata  Humas KONI DKI Jakarta, Budi Siswanto, dalam rilis kepada wartawan, Selasa (9/9).


Maka pimpinan KONI menindaklanjuti dengan melakukan rapat Pleno yang diikuti mayoritas pengurus KONI DKI, setelah melihat AD/ART KONI maka diputuskan menunjuk Plh yang dipilih dari unsur pimpinan KONI.

Disepakati oleh Pleno yang ditunjuk menjadi Plh adalah Eddy Widodo, yang saat ini menjabat sebagai Waketum II bidang Bina Prestasi. Selanjutnya hasil pleno tersebut dibawa untuk mendapat persetujuan Ketua Umum.

"Alhamdulilah, dengan semangat serta komitmen tetap menjalankan roda organisasi tanpa terbebani dengan kasus yang dihadapi Ketum, maka diputuskan oleh Beliau untuk menyetujui hasil pleno yang mengajukan usulan menunjuk Plh," ujar Budi.

Kemudian hasil keputusan ini juga disampaikan kepada para anggota KONI DKI, yang siang tadi dikumpulkan untuk menjelaskan kesiapan KONI menghadapi PON Remaja yang sudah di depan mata, serta persiapan menghadapi event-event lain baik Kejurnas maupun training camp.

"Anggota KONI sepakat dengan keputusan yang telah diambil serta mendukung langkah-langkah menuju Jakarta juara 2016, tanpa terpengaruh kondisi yang ada," terangnya.

Dengan ditunjuknya Plh, Ketum KONI tetap dijabat Winny sambil menunggu proses hukum yang berjalan. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya