Berita

net

Politik

Dewi: Komisi VII DPR Jangan Lagi Diisi Mayoritas yang Tidak Paham Masalah

SABTU, 06 SEPTEMBER 2014 | 11:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi DPR RI, Dewi Aryani, punya harapan terkait anggota DPR terpilih yang akan mengisi komisi bidang energi sumber daya mineral itu di sepanjang periode 2014-2019.

Selama ini, pemegang gelar doktor kebijakan energi itu memandang Komisi VII tempatnya bertugas (periode 2009-2014) diisi mayoritas anggota yang tidak memahami dengan baik kerumitan di dunia migas.

"Di komisi VII, kalau saya lihat petanya, yang benar-benar paham migas di bawah 50 persen. Sisanya tidak mengerti sama sekali. Bisa dilihat dari siapa saja yang sering bicara di media," ujar Dewi dalam diskusi "Korupsi di Pusaran Migas" di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/9).


Untuk eksekutif, Dewi berpesan kepada calon presiden yang segera dilantik, Joko Widodo. Diharapkan, Jokowi menaruh perhatian lebih pada pos Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Menurutnya, yang diperlukan untuk sektor energi dan SDM nasional bukan sekadar kapasitas ilmu dari sang menteri.

"Ini pesan buat Pak Jokowi. Untuk ESDM ini bukan diperlukan kapasitas ilmu  saja, tapi dia harus sudah teruji di bidang itu," tegasnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya