Berita

net

Politik

MENANTI KABINET JOKOWI-JK

Jokowi Kepingin Menteri Muda, Profesional dan Pekerja Keras

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2014 | 12:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden terpilih, Joko Widodo, mengapresiasi usulan yang diberikan oleh relawan pengelola situs www.kabinetrakyat.org. Menurut Jokowi, sejumlah kandidat yang ditampilkan dalam situsnya cukup berbeda dan akan menjadi masukan berharga bagi dirinya dalam menyusun kabinet.

Hal itu disampaikan tim situs poling itu lewat rilis yang diterima redaksi, beberapa saat lalu (Kamis, 4/9). Tujuh orang perwakilan dari pengelola admin www.kabinetrakyat.org menyerahkan hasil polling kepada Jokowi di ruang kerja pribadi gubernur Jakarta itu, Balai Kota DKI Jakarta, tadi pagi.

Menurut Jokowi, seperti disampaikan tim, figur yang diinginkannya duduk dalam kementerian adalah figur pekerja keras yang mampu mewujudkan program-program nawacita yang sudah dirumuskan.


Khusus soal kandidat Menteri ESDM, Jokowi mengisyaratkan bahwa ia akan memilih figur yang muda, dari kalangan profesional, pengusaha yang sudah memahami seluk beluk bidang tersebut. Sehingga, tidak canggung lagi memimpin ribuan orang dan menghadapi tekanan di lapangan.

Ia juga mengomentari sejumlah kandidat dari pos kementrian lain seperti lingkungan hidup, pariwisata dan perumahan rakyat.

Untuk menteri pariwisata misalnya, ia ingin seperti menteri pariwisata Thailand. Di Jerman juga, di mana menterinya terus berkeliling dunia untuk mempromosikan negaranya bahkan bersedia tinggal di hotel murah demi tugas negara.

Ia juga menekankan bahwa pada akhirnya para menterinya harus siap dievaluasi.

Polling di situs tersebut berhasil menarik 606.000 lebih pengunjung dan 162.788 diantaranya turut berpartisipasi dalam polling.

Dari 123 kandidat yang ada di www.kabinetrakyat, 10 besar nama peraih polling tertinggi didominasi oleh figur muda. Seperti pada pos kementrian pendidikan (Anies Baswedan, 44 th), ESDM (Poltak Sitanggang, 47 th ),  pariwisata (Najwa Shihab, 37 th) dan  lingkungan hidup (Erwin Usman, 37 th). [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya