Berita

jokowi/net

Politik

Jokowi Gunakan "Green Book" PKB sebagai Masukan

MINGGU, 31 AGUSTUS 2014 | 21:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menyerahkan green book yang berisi usulan perbaikan di berbagai bidang untuk pemerintahan mendatang kepada presiden terpilih Joko Widodo.

"Buku hijau" tersebut diberikan setelah menyampaikan materi Rancang Bangun Indonesia 2014-2019 dalam rangkaian acara Muktamar di Hotel Empire Palace, Surabaya malam ini (Minggu, 31/8).

Kepada wartawan saat di-doorstop, Jokowi akan menjadikan green book tersebut sebagai masukan dalam menjalankan pemerintahannya. Apalagi kalau terkait hal-hal kerakyatan, PKB menguasai.


Jokowi pun menepis green bookPKB itu akan bertabrakan dengan rancangan Tim Transisi. "Tidak, karena (Tim Transisi) mengolah masukan dari manapun," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PKB Marwan Ja’far menjelaskan bahwa dalam buku tersebut dibahas beberapa aspek penting di pemerintahan. Mulai dari pertanian, perikanan dan lainnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan untuk mencapai swasembada pangan.

Tak hanya itu, buku yang dalam menyusun materinya melibatkan pakar-pakar, juga dipaparkan soal energi, pendidikan, pedesaan, lingkungan hingga pertahanan dan keamanan, bahkan juga mencantumkan soal formasi arsitektur kabinet untuk pemerintahan Jokowi-JK.

Namun Marwan membantah green book itu sebagai tandingan terhadap Tim Transisi yang dibentuk Jokowi. Karena green book produk yang dikeluarkan PKB setiap tahun yang tidak terkait dengan apapun dan siapapun. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya