Berita

nawaz sharif/net

Dunia

Unjuk Rasa PM Nawaz Sharif Mundur Berujung Bentrok

MINGGU, 31 AGUSTUS 2014 | 11:36 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Ratusan orang terluka ketika polisi Pakistan berjuang membubarkan kerumunan pengunjuk rasa dengan gas air mata, pentungan, dan peluru karet.

Unjuk rasa yang dilakukan untuk menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Nawaz Sharif terjadi di luar kediaman resmi perdana menteri yang juga terletak dekat dengan gedung parlemen sejak kemarin (Sabtu, 30/8) hingga dinihari tadi (Minggu, 31/8).

Menteri Pertahanan, Khwaja Mohammad Asif mengungkapkan, para pengunjuk rasa membawa palu dan besi batangan dan merusak pagar luar gedung parlemen.


Namun, barikade polisi segera meresponnya dengan menembakkan gas air mata ke arah mereka.

"Polisi berhasil membubarkan sebagian pengunjuk rasa yang berhasil masuk ke area parkir dan taman gedung parlemen," lanjut Asif seperti diberitakan Geo News.

Kepala RS Institute of Medical Sciences di Islamabad, Dr Javed Akram melaporkan bahwa lebih dari 300 orang, termasuk perempuan, anak-anak dan, polisi tengah berada dalam penanganan medis akibat luka yang dideritanya.

"Kebanyakan dari mereka mengalami luka akibat terkena gas air mata, pentungan, dan peluru karet," kata Akram.

Aksi unjuk rasa ini diprovokatori oleh pemimpin Partai Tehreek-e-Insaaf, yang juga mantan bintang kriket, Imran Khan, dan seorang ulama ternama Tahir-ul-Qadri. Mereka menuduh Pemilu tahun lalu curang dan menuntut pengunduran Nawaz Sharif.[wid]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya