Berita

Hukum

HAMBALANGGATE

Anas: Kebohongan Nazaruddin Terstruktur, Sistematis dan Masif

SENIN, 25 AGUSTUS 2014 | 20:01 WIB | LAPORAN:

Terdakwa kasus Hambalang, Anas Urbaningrum, tidak mau bertanya ke saksi Muhammad Nazaruddin terkait keterangan yang diberikan dalam sidang lanjutannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (25/8).

Salah satu alasannya, karena Anas yakin keterangan yang akan disampaikan oleh Nazaruddin hanyalah kebohongan sama seperti yang pernah disampaikannya ke penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Jadi Yang Mulia, mohon maaf saya tidak bertanya. Tapi saya ingin sampaikan bahwa saksi-saksi ingin menggunakan teknik kebohongan berulang-ulang agar menjadi kebenaran," kata Anas.


"Kalau menggunakan istilah MK itu terstruktur, sistematis dan masif. Jadi fakta sendiri yang dioplos dengan cerita-cerita palsu, cerita dusta. Saya yakin saudara saksi kalau ditanya, jawab seperti itu," tambahnya kesal.

Bahkan, Anas mengaku "mendoakan" Nazaruddin agar rangkaian kesaksian yang diberikannya di depan penyidik KPK dan di muka persidangan dapat memenuhi mimpinya mendapat status Justice Collaborator (JC) dari KPK.
 
"Terlalu mulia dan mahal status (JC) itu untuk saudara saya, Nazaruddin. Yang disampaikan saudara saksi itu adalah rangkaian kebohongan, lidahnya dirangkai dengan dusta, lisannya dibalut kebohongan-kebohongan. Barangkali itu tanggapan saya Yang Mulia," tutupnya. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya