Berita

Politik

Relawan Jokowi-JK Akan Menggelar Musyawarah Relawan Nusantara

RABU, 20 AGUSTUS 2014 | 01:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Organisasi relawan pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla meyakini peran mereka begitu besar dalam upaya pemenangan pasangan itu di Pilpres 2014.

Sebagai konsekuensi dari dukungan yang telah diberikan, para relawan merasa wajib tetap mengawal dan melakukan kerja produktif setelah pasangan itu sah menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dengan mengedepankan nilai-nilai kritis kebangsaan.

Dalam rilis yang diterima redaksi, puluhan organisasi relawan Jokowi menyatakan bakal menggelar Musyawarah Relawan Nusantara dalam waktu dekat. Konferensi pers menuju Musyawarah itu akan dilangsungkan hari ini (Rabu, 20/8) di Rumah Makan Bumbu Desa di kawasan Cikini Raya, Jakarta Pusat.


Di samping itu dijelaskan bahwa kerja-kerja produktif yang akan terus dilakukan relawan, pertama, tetap merapatkan barisan demi menjaga sinergitas dukungan yang kuat dari masyarakat sehingga visi, misi dan program berjalan dengan efektif. Kedua, mengawal pencapaian visi, misi dan program seperti yang termaktub dalam Nawa Cita agar arah, metode dan implementasinya sesuai dengan harapan rakyat.

Relawan juga merasa perlu menjelaskan bahwa Relawan Pemenangan Jokowi-JK bukan relawan yang membantu masyarakat dalam menghadapi ancaman atau bencana yang bersifat teknis dan non teknis. Relawan Pemenangan Jokowi-JK adalah relawan yang mengabdi kepada segenap rakyat Indonesia untuk menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara demi menciptakan kehidupan yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Para relawan antara lain terdiri dari Komunitas Alumni Perguruan Tinggi, Aliansi Rakyat Merdeka (ARM), BARA JP, Pagar Nusantara, Forum Aktivis Perguruan Tinggi 98, Forum Masyarakat Kristiani Indonesia, Front Indonesia Muda (FIM), Jokowi Mania (JO-MAN), Komunitas Alumni ITB, Komunitas Alumni Moestopo dan puluhan komunitas relawan lainnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya