Berita

joko widodo/net

Politik

Ada Kriteria dan Rekam Jejak Kandidat, Jokowi Puji Kabinetrakyat.org

RABU, 20 AGUSTUS 2014 | 00:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Calon presiden terpilih, Joko Widodo, mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam memberikan usulan kandidat yang layak untuk duduk dalam kabinet pemerintahan lima tahun ke depan.

Menurut Jokowi, usulan yang digalang oleh www.kabinetrakyat.org akan menjadi masukan positif bagi dirinya dalam memilih figur yang duduk di kabinet ke depan.

"Ada kriteria yang jelas dan gambaran mengenai rekam jejak dari para kandidat. Ini sangat bagus untuk memberi pendidikan politik kepada masyarakat. Sejak awal saya memang membutuhkan masukan dari masyarakat, termasuk dari kabinetrakyat.org ini," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Selasa (19/8).


Jokowi sangat berharap kabinet yang akan dibentuknya mendapat dukungan luas dari masyarakat. Karena dengan dukungan tersebut maka para menteri kabinet nantinya akan lebih mudah mensosialisasikan program dan mencapai targetnya.

Ia juga menilai, sembilan kriteria yang ada di www.kabinetrakyat.org sudah mencakup kriteria menteri kabinet yang diinginkannya.

"Jiwa kepemimpinan kuat, punya kompetensi, dan harus bersih tidak korupsi, sudah masuk semua kan. Yang penting rekam jejak baik dan siap bekerja keras, sudah pas itu," pungkasnya, seperti dikutip dari rilis Tim Admin www.kabinetrakyat.org.

Dari keterangan tim admin situs tersebut, hingga pukul 18.50 WIB (Selasa, 19/8), situs www.kabinetrakyat.org telah dikunjungi oleh 407. 956 orang. Pemilih (voters) yang mengikuti polling sebagian datang dari WNI di luar negeri.

Situs ini menampilkan 123 kandidat yang memenuhi sembilan kriteria khusus untuk 42 pos kementerian dan lembaga.

Sembilan kriteria tersebut adalah tidak pernah terlibat korupsi, bukan pelanggar HAM, profesional di bidangnya sesuai dengan visi misi Jokowi-JK, bukan perusak lingkungan hidup, menghargai ke-Bhinekaan, memiliki kepemimpinan yang kuat, memiliki kompetensi yang baik secara manajerial, mengerti manajemen administrasi pemerintahan dan mempunyai catatan (rekam jejak) yang baik dan mau melayani. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya