Berita

Winny Erwindia/net

Hukum

Ketua KONI DKI Kembali Mangkir dari Panggilan Kejagung

SELASA, 19 AGUSTUS 2014 | 18:43 WIB | LAPORAN:

. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta, Winny Erwindia tidak memenuhi panggilan Kejaksaan Agung sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat ATR 42-500 senilai Rp 80 miliar.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Tony Spontana mengatakan, Senin (18/8) kemarin, Winny tidak memenuhi panggilan penyidik.

"Sebenarnya panggilan pertama itu bukan Senin kemarin, tapi beberapa hari lalu. Dia yang janji akan datang hari Senin, tapi setelah ditunggu ternyata tidak datang lagi," kata Tony saat dihubungi via teleponnya, Selasa (19/8).


Mengenai alasan ketidakhadirannya, pihak Kejaksaan Agung belum mendapatkan laporan. "Tersangka belum memberitahu kenapa dia tidak bisa hadir," jelas Tony.

Lanjut Tony, pihaknya akan segera mengirimkan surat pemanggilan kembali. Dan jika yang bersangkutan mangkir kembali, maka akan dilakukan penjemputan paksa.

Sementara itu, Anggota DPR dari Fraksi PDIP Yan Siagian mendesak agar Kejaksaan Agung harus tegas menangangi kasus ini. "Kalau harus dilakukan penahanan, segera dilakukan," kata Yan Siagian.

Ia heran, kenapa kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat ATR 42-500 yang merugikan negara sebesar Rp 80 miliar ini berlarut-larut hingga 3 tahun. Yan juga berharap di pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla mendatang, penanganan kasus-kasus hukum akan lebih baik. "Pembenahan bidang hukum merupakan salah satu prioritas yang harus dibenahi," ujarnya.

Ia khawatir jika kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat ATR tidak segera dituntaskan akan menimbulkan kecurigaan dan kekhawatiran. "KONI DKI punya anggaran pembinaan atlet. Jangan sampai terjadi kecurigaan terkait persoalan dana di KONI DKI. Yang akan dirugikan atlet," pungkas Yan Siagian. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya