Berita

rio-jokowi-paloh

Nasdem Tak Keberatan Jokowi Gaet Partai Pendukung Prabowo

SELASA, 19 AGUSTUS 2014 | 09:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Nasdem tak keberatan kalau parpol pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla ditambah 1 atau 2 partai lagi.

Menurut Sekjen DPP Partai Nasdem, Rio Capella penambahan partai ini bukan soal adu kuat atau tidak kuat. Tapi, bagaimana agar pemerintahan Jokowi-JK bisa berjalan efektif.

"Ini akan lebih banyak manfaat daripada mudharat. Bisa lebih smooth, kita bersama-sama membangun negeri ini. Kita lepaskan ego partai kita untuk membangun bangsa ini agar lebih maju," jelas Rio kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 19/8).


Empat partai pendukung Jokowi-JK, PDIP, PKB, Nasdem, dan Hanura memang baru memiliki 207 kursi atau sekitar 36,96 persen di parlemen. Setidaknya dibutuhkan minimal 73 kursi lagi untuk bisa mencapai 50 persen plus 1.

Kekuatan mayoritas di parlemen masih ada di pendukung Prabowo-Hatta. Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, PKS, dan PPP.

Namun, soal partai mana yang akan digaet, Rio mengaku hal itu akan dibicarakan lebih jelas di antara sesesama partai pendukung bersama Jokowi-JK setelah ada putusan MK terkait gugatan yang diajukan Prabowo-Hatta. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya