Berita

michael brown/net

Dunia

FERGUSON MEMBARA

Otopsi Independen: Kepala Michael Brown Ditembak Dua Kali dari Total Enam Tembakan

SELASA, 19 AGUSTUS 2014 | 01:41 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sepekan lebih setelah penembakan sampai tewas terhadap seorang remaja berkulit hitam bernama Michael Brown (18) oleh polisi di Ferguson, Missouri, Amerika Serikat, situasi tak kunjung membaik.

Kematian Brown telah memicu hari kerusuhan dan bentrokan antara demonstran dan polisi. Aturan jam malam dikeluarkan Gubernur Missouri, Jay Nixon, menyusul kekacauan yang terus berlanjut sejak penembakan remaja tak bersenjata itu oleh aparat berkulit putih.

Dari pernyataan petugas medis yang memeriksa jenazah, Dr. Michael Baden, Brown telah diketahui ditembak setidaknya enam kali, termasuk dua kali di kepala. Satu peluru masuk bagian atas kepalanya dan lainnya masuk lewat atas alis kanannya.


Michael Baden ditugaskan oleh keluarga Brown untuk melakukan otopsi independen. Pengacara keluarga Brown, Ben Crump, mengatakan kliennya meminta Baden untuk melakukan otopsi karena mereka tak mau bergantung pada otopsi yang dilakukan oleh penegak hukum yang merupakan institusi yang sama yang telah membunuh anak mereka.

Keluarga menyerukan penangkapan terhadap petugas yang membunuh Brown. Sementara petugas tersebut, Darren Wilson, dikabarkan ditangguhkan penahanannya dengan uang jaminan.

Tindakan keras polisi anti huru hara dengan gas air mata dan peluru karet malah memperburuk situasi Ferguson. Gubernur Jay Nixon sudah meminta bantuan pasukan Keamanan Nasional untuk membantu memulihkan perdamaian dan ketertiban.

Shawn Parcells, ahli patologi forensik yang membantu Baden, mengatakan, luka lengan kanan Brown menunjukkan bahwa remaja itu ditembak ketika dalam posisi bertahan dari serangan dan menyerah.

Baden yang dikenal baik sebagai ahli patologi forensik nasional terkemuka pun mengatakan, temuan awal itu bisa menjawab pertanyaan dasar keluarga berapa kali anak mereka ditembak.

"Keluarga memiliki hak untuk mengetahui bagaimana seseorang yang mereka cintai meninggal. Ini menenangkan keluarga atau komunitas mereka," terang Baden.

Berikut kronologi kerusuhan di Ferguson sejak pembunuhan terhadap Brown, yang dikutip dari kantor berita BBC:

9 Agustus: Michael Brown ditembak oleh polisi Darren Wilson setelah perselisihan

10 Agustus: Kerusuhan mulai terjadi setelah acara penyalaan lilin duka untuk Brown. Mobil-mobil dirusak dan toko dijarah.

11 Agustus: FBI membuka penyelidikan. Ketegangan meningkat di malam hari, dengan polisi anti huru hara menembakkan gas air mata dan peluru karet kepada demonstran.

15 Agustus: Polisi merilis video yang menunjukkan Brown merampok sebuah toko. Langkah ini membuat demonstran lebih marah dan menyebabkan bentrokan baru dengan polisi.

16 Agustus: Gubernur Missouri menyatakan keadaan darurat dan memberlakukan jam malam di Ferguson.

17 Agustus: Gubernur memanggil pasukan Keamanan Nasional untuk menjaga perdamaian

18 Agustus: Otopsi independen mengkonfirmasi Brown ditembak enam kali, termasuk dua kali di kepala.

Berdasar data sensus gabungan, dari 21.205 populasi penduduk Ferguson tercatat 65 persen adalah penduduk berkulit hitam dari Afrika. Ada 6 persen aparat polisi yang juga berkulit hitam, 9 persen pengangguran dan 21 persen penduduk hidup di bawah garis kemiskinan yang ditetapkan. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya