Berita

Neneng Sri Wahyuni

Hukum

Anas Bongkar Kebohongan Istri Nazaruddin di Persidangan

SENIN, 18 AGUSTUS 2014 | 20:13 WIB | LAPORAN:

Mindo Rosalina Manulang ketakutan saat ditanya Anas Urbaningrum soal siapa pemegang otoritas untuk mengeluarkan uang di Permai Grup. Rosa bahkan sempat terdiam beberapa detik setelah akhirnya menjawab bahwa Nazaruddin dan istrinya, Neneng Sri Wahyuni pemegang otoritas keuangan tertinggi di Permai Grup.

Awalnya, Anas menayakan soal siapa yang berwenang mengeluarkan di PT Anugrah Nusantara yang merupakan anak usaha Permai Grup kepada Neneng Sri Wahyuni.

"Otoritas untuk dana operasional kecil itu di Pak Nazar, kalau dana operasional yang besar kata Pak Nazar dari Pak Anas,” kata Neneng saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus Hambalang dengan terdakwa Anas Urbaningrum di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (18/8).


Anas tak begitu saja percaya dengan jawaban Neneng. Untuk menguji kebenaran jawaban Neneng itu, Anas beralih ke saksi lain. Dia bertanya ke Mindo rosalina.

“Saudara saksi siapa yang punya otoritas untuk mengeluarkan uang?” tanya Anas.

Mindo terdiam. Dia bahkan sempat tertunduk mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Anas. Dengan suara pelan, dia menjawab. "Nazaruddin dan Neneng," kata Rosa parau.

Anas tak puas dengan jawaban itu.  “Kalau saudara saksi takut, silakan bergeser sedikit," kata Anas disambut tawa pengunjung.

Mindo pun kemudian menahan nafas, dan berujar. “Dua orang itu, Pak Nazar dan Bu Neneng,” sebut dia.

Anas sepertinya belum puas. Untuk membuktikan bahwa Neneng berbohong, dia bertanya langsung ke saksi Yulianis. Selaku Wakil Direktur Permai Grup, Yulianis bertugas untuk mencatat keluar masuknya uang di perusahaan.

"Pak Nazar dan Bu Neneng,” jawab Yulianis.

Mantan Staf Keuangan Permai Group, Oktarina Furi, yang hadir juga hadir sebagai saksi, memberikan jawaban yang sama dengan Yulianis saat ditanya oleh Anas Urbaningrum. [zul]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya