Berita

abraham samad/net

Hukum

Peluang Tersangka Baru dalam Kasus Haji Terbuka Lebar

SENIN, 18 AGUSTUS 2014 | 04:13 WIB | LAPORAN:

. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan peluang penetapan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana haji lebih di Kementerian Agama tahun anggaran 2012- 2013, masih terbuka lebar.

Abraham menjelaskan, penyidik akan mendalami keterangan Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PDIP Said Abdullah dan mantan Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Golkar Zulkarnaen Djabar terkait pembahasan dan politik anggaran dana haji di DPR yang dibahas bersama Kemenag.

Menurutnya, untuk saat ini terlalu prematur kalau langsung disimpulkan siapa anggota DPR yang melakukan kongkalikong dan penyalahgunaan dalam pembasasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Meski begitu, peluang Anggota DPR menjadi tersangka menyusul mantan Menteri Agama Suryadharma Ali sangat terbuka.


"Semuanya membuka peluang. Masih didalami itu," ujar Abraham usai peluncuran TV Kanal KPK Streaming, di Kota Tua, Jakarta, Minggu (17/8).
 
Dia menyatakan, nilai BPIH Rp 5 triliun seperti yang disampaikan Zulkarnaen dan alokasi pos anggaran sebelum BPIH disahkan DPR pun menjadi titik tekan krusial pengembangan KPK. Tetapi dia mengingatkan, kalau semuanya diarahkan hanya ke anggota DPR kemudian disimpulkan seolah-olah KPK sedang mengincar sesuatu yang ditarget.

Abraham ingin memastikan, ketika kasus dana haji sudah masuk dalam tahap penyidik, jelas KPK sudah menengarai adanya penyimpangan dan penyelewengan yang terjadi dalam pembahasan BPIH. "Masa sudah dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan tidak ditengarai?" terangnya. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya