Berita

Hukum

PELUNCURAN KANAL KPK TV

Ahok-BW Adu Debat Soal Teknologi Kampanye Antikorupsi

MINGGU, 17 AGUSTUS 2014 | 01:13 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat gebrakan tepat di hari ulang tahun ke-69 Republik Indonesia. Pagi ini (Minggu, 17/8), KPK akan menambah lagi media kampanye dan informasi anti korupsi. Media itu diberi nama Kanal KPK TV. Media televisi ini akan menjadi media massa kedua yang dimiliki KPK setelah setahun lalu lembaga ini menghadirkan radio streaming.

Seperti dilansir dari situs resmi Kpk.go.id, Kanal KPK TV nantinya dapat dinikmati dengan mengadalkan koneksi Internet alias streaming. Program yang ditayangkan pun beragam. Tentunya, meliputi tayangan audio visual yang kreatif tentang kampanye dan edukasi antikorupsi, berita, talkshow, serta live steaming jalannya sidang pengadilan tindak pidana korupsi.

Kanal KPK TV akan diluncurkan sekitar pukul 08.30 WIB nanti. Tempat peluncurannya di halaman Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta. Peluncuran Kanal KPK TV itu akan dilaksanakan dengan dua sesi dialog. Sesi pertama akan mengangkat tema Mendorong Partisipasi Publik melalui Ide Kreatif.


Sejumlah narasumber akan mengisi dialog sesi pertama. Ada Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, dan Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini. Sementara untuk sesi kedua mengangkat tema Penggunaan Media dan Teknologi Informasi dalam Advokasi/Kampanye Antikorupsi. Narasumbernya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW), Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan sineas Lola Amaria.

Selain itu, dalam acara peluncuran Kanal KPK TV ini sejumlah lomba yang dekat dengan perayaan ultah RI akan dilalkukan. Ada lomba makan kerupuk, balap karung, dan tarik tambang. Yang memandu acara, yakni Ivy Batuta, Arie Dagienkz, dan Soleh Solihun. [sam]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya