Berita

anies baswedan/net

Politik

MENANTI KABINET JOKOWI-JK

Anies Baswedan Paling Banyak Dapat Dukungan dari WNI di Luar Negeri

JUMAT, 15 AGUSTUS 2014 | 16:19 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Situs poling calon menteri Jokowi-JK di www.kabinetrakyat.org menerima partisipasi luas dari masyarakat, tidak hanya di dalam negeri tetap juga luar negeri.

Hal tersebut terlihat dari IP dan akun facebook pemilih yang terekam di www.kabinetrakyat.org, seperti disampaikan personel Tim Admin www.kabinetrakyat.org, M Rahman, dalam rilisnya.

Sementara, jumlah kunjungan di situs www.kabinetrakyat.org mencapai 366.128 orang. Berdasarkan data per hari ini pukul 00.01 WIB, tercatat sebanyak 130.327 akun facebook yang berpartisipasi (Vote) di situs kabinetrakyat.org. 109.654 akun menjatuhkan pilihannya pada para kandidat sementara 20.673 akun memberikan usulan.


Berdasarkan asal negara, maka sebanyak 39 persen akun ternyata berasal dari luar negeri, diantaranya Malaysia, Singapura, Taiwan, Inggris, Amerika Serikat, Mesir dan Arab Saudi.

Pemilih Indonesia mencapai 79.499 (61 persen). Sedangkan luar negeri sebanyak 50.828 pemilih (39 persen). Luar negeri itu terdiri dari Malaysia (32.133), Singapura (7.156), Taiwan (2.341), Inggris (1.615), Amerika Serikat (1.514), Mesir (686), Arab Saudi (380), lainnya (5.003)

Berdasar data dari jam waktu yang sama, tokoh dalam Tim Pemenangan Jokowi-JK, Anies Baswedan, paling banyak mendapat dukungan dari luar negeri yaitu sebesar 33 persen dari 2.806 pemilih, atau 926 pemilih Anies berdomisili di luar negeri.

Sementara kementerian yang paling banyak dipilih oleh voters luar negeri adalah kementrian ESDM dari total pemilih ketiga kandidat menteri yaitu 3.180 voters (45 persen merupakan pemilih yang menggunakan IP adrees dari luar negeri).

"Diperkirakan pemilih luar negeri memberikan perhatian khusus kepada orang yang dianggap mampu maupun kementerian yang dianggap penting sebagaimana yang di sampaikan oleh Bapak Jokowi," ujar Rahman. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya