Berita

Hukum

SIDANG HAMBALANG-GATE

Kata Yulianis, Anas Tak Punya Peran di Panahatan

JUMAT, 15 AGUSTUS 2014 | 03:36 WIB | LAPORAN:

Anas Urbaningrum mencecar bekas Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis soal sepak terjangnya di PT. Panahatan. Anas menanyakan ke Yulianis soal kapan dirinya mundur di anak perusahaan Grup Permai tersebut.

"Sekitar Juli atau Agustus 2011 saya dapat surat (mundur) dari mas Azis dan saya sampaikan ke bu Neneng," terang Yulianis dalam persidangan Anas di Pengadilan Tipikor Jakarta, tadi malam (Kamis, 14/8).

Setelah itu‎, ternyata nama Anas masih tercatat sebagai Komisaris PT. Panahatan di akte. Malahan di akte tersebut juga modal pembelian perusahaan meningkat dari Rp 25 miliar menjadi Rp 100 miliar.


Yulianis mengaku mendapatkan mandat dari Neneng Sri Wahyuni untuk memegang PT. Panahatan. Karenanya, dia tahu betul Anas sama sekali tak berperan di perusahaan tersebut. Semua pembelian perusahaan selalu atas nama Neneng Sri Wahyuni.

"Pembelian pertama dari rekening bu Neneng. Saya tak pernah lihat ada setoran dari rekening Pak Anas, Nazaruddin maupun Hasyim. Semua dari Neneng sampai meningkat Rp100 M dan berubah akta," tandasnya.

Seperti diketahui, dalam dakwaan Anas yang disusun jaksa disebutkan bahwa dia menjabat sebagai Komisaris PT. Panahatan. Status Anas inilah yang dijadikan KPK alasan menjerat Anas.[dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya