Berita

Politik

Akhirnya Ada Perlawanan Terhadap Hendropriyono

KAMIS, 14 AGUSTUS 2014 | 13:54 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

"Pagi @jokowi_do2 @Pak_JK kami sudah 8 tahun berdiri aksi diam Kamisan di depan istana untuk mencari keadilan kenapa pelakunya anda angkat jadi penasehat?"

Itu kicauan perempuan aktivis penegakan hak asasi manusia, Suciwati, di twitter tadi pagi. Istri dari tokoh anti pelanggaran HAM, Munir Said Thalib, itu kembali dikecewakan oleh permainan politik.

Kekecewaan Suciwati terhadap Joko Widodo dan Jusuf Kalla "meluap" setelah mantan Kepala Badan Intelijen Negara, A.M Hendropriyono, diputuskan sebagai salah satu penasihat Tim Transisi Jokowi-JK, yang salah satu tugasnya membuat proyeksi susunan kabinet.


Nama Hendropriyono menambah beban citra Tim Transisi karena sebelumnya nama Rini Soemarno selaku kepala staf tim juga dicerca para aktivis anti neoliberal dan pengamat politik.

"Apakah Anda tidak cukup pede (percaya diri) untuk menjadi presiden dan wapres jika tidak bersama pelaku pelanggar HAM?Apakah agenda HAM selalau dikorbankan untuk kpentingan yang sesaat sementara ini adalah hal yang paling mendasar?" tulis Suciwati beberapa hari lalu.

Wajar jika Suciwati tajam menyindir. Selain terlibat dalam kasus pelanggaran HAM Peristiwa Talangsari di Lampung di tahun 1989, Hendropriyono pun diduga kuat merupakan salah satu aktor utama dalam kasus pembunuhan suaminya pada tahun 2004.

Aktivis politik yang terlibat dalam gerakan pemilu bersih, Ray Rangkuti, juga menyatakan nada protes serupa dengan rekan-rekannya yang lain. "Bukankah Jokowi mendapat simpati justru karena dinilai tidak memiliki catatan buruk soal HAM baik di masa lalu maupun skarang?" ujar Ray.

Masih di ranah dunia maya, beredar petisi bikinan "Masyarakat Indonesia yang Peduli di Dalam dan di Luar Negeri". Petisi itu bertajuk "Tolak Keterlibatan A.M. Hendropriyono dalam Pemerintahan Jokowi-JK 2014-2019 dan Rombak Ulang Tim Transisi". Sampai saat ini, sudah lebih dari 1.500 tanda tangan terkumpul lewat media maya.

Di masa Pilpres 2014 lalu, Hendropriyono cukup menonjol dalam pemberitaan media massa. Dia salah satu tokoh utama Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK.

Bahkan, purnawirawan bintang empat itu mendapat tempat yang baik di hati para pendukung Jokowi-JK. Hendropriyono semakin "dicintai" setelah pasang badan menyerang Prabowo Subianto dengan menyebutnya sebagai prajurit TNI "psikopat mendekati gila".

Informasi yang diperoleh Rakyat Merdeka Online, nama Hendropriyono sudah muncul sejak beredar kabar KSAD Jenderal TNI Budiman mencari jalan untuk bisa bertemu Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, dan sukses terlaksana. Namun kabar ini sudah dibantah oleh Budiman sendiri.

Hendropriyono juga diduga  punya pengaruh kepada menantunya yang masih dinas militer aktif, Brigjen TNI Andika Perkasa yang sudah dekat dengannya sejak ia masih menjabat sebagai Kepala BIN dan Andika Perkasa menjabat sebagai Danrem Sibolga berpangkat mayor.

Pengaruh Hendropriyono terindikasi dengan pernyataan Brigjen Andika Perkasa yang bermanuver di Pilpres dan bertentangan dengan pernyataan  Panglima TNI Jenderal Moedoko dalam isu keberpihakan Babinsa (klik: AM Hendropriyono Membahayakan Indonesia). [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya