Berita

ilustrasi/net

Hukum

Ratusan Polisi Tunda Rencana Progres 98 Menginap di KPK

SENIN, 11 AGUSTUS 2014 | 20:41 WIB | LAPORAN:

Ratusan aparat kepolisian dengan senjata lengkap mengepung gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membubarkan aksi menginap yang dilakukan oleh puluhan aktivis Progres 98, pukul 18.00 WIB tadi (Senin, 11/8).

Beberapa demonstran sempat adu mulut dengan pihak aparat dan nyaris bentrok. Namun Ketua Progres 98, Faizal Assegaf, meredam kemarahan teman-temannya. Ini merupakan ketiga kalinya para aktivis Progres 98 melakukan ancaman aksi menginap di KPK, Kuningan, Jakarta, untuk mendesak lembaga itu memproses kasus dugaan korupsi Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri.

Bahkan, dalam orasinya, Faizal Assegaf mengultimatum dalam waktu dekat akan menggelar unjuk rasa di kediaman pimpinan KPK.


"Kami tidak akan berhenti. Gerakan menuntut penuntasan kasus korupsi dan rekening Jokowi di 20 bank asing serta kasus BLBI Megawati akan terus dilakukan," tegas Faizal.

Lebih dari 50 orang dari Progres 98 meninggalkan KPK. Hadir dalam aksi tersebut 30 aktivis dari Solo yang bergabung denngan massa Jakarta.

Dalam pantauan wartawan, ratusan aparat kepolisian dari Polsek Setia Budi dan Polres Jakarta Selatan masih berjaga-jaga di sekitar  gedung KPK.

Sejak sore tadi aktivis progres 98 melakukan aksi tempel stiker di ruang tamu KPK dan kaca depan pintu masuk gedung KPK. Tulisan dalam stiker masih berisi tuntutan memeriksa dan menangkap Jokowi serta Megawati. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya