Berita

Faizal Assegaf/net

Hukum

Progres 98 Akan Hadirkan 50 Saksi Korupsi Jokowi ke KPK

MINGGU, 10 AGUSTUS 2014 | 21:40 WIB | LAPORAN:

. Aktivis Progres 98 tak bosan-bosan berunjuk rasa mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar mendalami dugaan korupsi yang dilakukan Joko Widodo alias Jokowi.

Besok, Progres 98 akan kembali melakukan aksi menginap di gedung KPK. Ketua Progres 98, Faizal Assegaf, mengatakan dalam aksi besok pihaknya akan membawa 50 orang dari Solo yang bisa menjadi saksi menguatkan Jokowi terlibat korupsi. Aksi akan berlangsung mulai pukul 16.30 WIB.

"Tak ada kata menyerah untuk menyeret Jokowi ke jalur hukum," tulis Ketua Progres 98, Faizal Assegaf, dalam pesan singkatnya kepada redaksi  (Minggu, 10/8).


Dikatakan Faizal, agenda aksi menginap di KPK besok adalah mendesak agar komisi menyelidiki kasus dugaan korupsi APBD Solo senilai Rp 12,4  miiliar yang melibatkan Jokowi. Saat kasus ini mencuat, Jokowi menjabat sebagai Walikota Solo. Kasus korupsi Jokowi ini sudah diadukan ke KPK dua tahun lalu, tapi belum ada titik terang.

Selain itu menurut dia, masih ada tiga kasus korupsi Jokowi yang mesti diperiksa KPK, yakni kasus rekening gratifikasi Jokowi, korupsi proyek pengadaan bus TransJakarta senilai Rp 1,5 triliun, kasus rekening siluman Jokowi di luar negeri senilai 8 juta dolar AS.

Selain meminta KPK menangani kasus dugaan korupsi yang melibatkan Jokowi, aksi menginap yang akan dilakukan Progres 98 besok juga untuk mendesak komisi segera menuntaskan penanganan kasus dugaa korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Release and Discharge BLBI yang disebut-sebut melibatkan mantan presiden Megawati Soekarnoputri.

Menurut Faizal, Progres 98 akan terus melakukan upaya penegakan hukum dengan mengajak elemen masyarakat yang masih peduli dalam pemberantasan korupsi. Dia katakan tak gentar meski beberapa kali aksi, ada anggotanya yang ditangkap kepolisian.

"Mau ditangkap berkali-kali, kami tetap akan bergerak melalui aksi damai  mendesak KPK dalam penuntasan kasus-kasus tadi," demikian Faizal yang mantan aktivis mahasiswa 98.[dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya