Berita

rini soemarno/net

Politik

MENANTI KABINET JOKOWI-JK

Jangan Khawatir, Rini Cuma Sampai Jabatan Ketua Rumah Transisi

JUMAT, 08 AGUSTUS 2014 | 17:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Relawan Jokowi-JK yang sudah habis-habisan memenangkan pasangan itu diimbau tidak terlalu mengkhawatirkan kehadiran Kepala Kantor Transisi Jokowi-JK, Rini Soemarno.

Sebelumnya, ada beberapa kekhawatiran dari relawan, terutama mereka yang idealis. Rekam jejak Rini dianggap tidak bersih. Misalnya, dugaan keterlibatan dalam kasus BLBI atau skandal pengadaan Sukhoi dari Rusia sewaktu menjabat Menperindag era Megawati Soekarnputri. Kehadiran Rini juga makin membuktikan Jokowi rawan intervensi Megawati.

"Kawan-kawan relawan yang sudah bekerja jangan khawatir berlebihan. Rini itu hanya sampai jadi 'Ketua Rumah Transisi' karena dia punya pengalaman di Kabinet. Dari lima personal (Tim Transisi) itu hanya Rini yang paham Koordinasi Kerja Menteri Kabinet," kata politisi PDIP di MPR RI, Bambang "Beathor" Suryadi, dalam pesan singkat ke redaksi (Jumat, 8/8).


Sedangkan, Hasto Kristiyanto (PDIP) dan Akbar Faizal (Nasdem) memahami politik anggaran karena pernah menjadi Anggota DPR. Sedangkan dua personel lagi, Anies Baswedan dan Andi Widjajanto berpengalaman jadi "pengamat" dan akademisi. Anies dan Andi dianggapnya bersih dari permainan politik dan karena itu jernih pula melihat permasalahan.

"Itu saja potensi mereka membangun program yang harus dikerjakan Jokowi-JK, dan mereka hanya sebatas itu, tidak ikut dalam gegap gempitanya menteri Kabinet," jelas pria yang cukup dikenal di kalangan aktivis anti Orde Baru ini.

"Jadi, walau kita memandang Rini punya dosa dan masalah, dia tetap ingin punya arti untuk membantu Kabinet Jokowi- JK, untuk tidak bermasalah dalam kerja-kerja mencapai rakyat sejahtera," tambah Beathor. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya